Berita

Kontak Senjata di Yahukimo Memanas, TPNPB Klaim Serangan Bom Picu Krisis Pengungsian Massal Warga Sipil

NABIRE, TOMEI.ID | Kontak senjata intensif antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan aparat keamanan Indonesia kembali pecah di wilayah Kali Bonto dan Kali Noya, sekitar Jalan Gunung, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo. Menurut klaim TPNPB, insiden ini berlangsung sejak Sabtu (13/12/2025) dini hari, sekitar pukul 04.20 WIT.

Dalam siaran persnya, TPNPB menuding aparat keamanan Indonesia melancarkan lebih dari 98 serangan bom dan bazoka melalui operasi darat dan udara. Pihak TPNPB Kodap XVI Yahukimo mengklaim serangan tersebut tidak hanya menargetkan posisi pasukan mereka, tetapi juga berdampak signifikan pada permukiman sipil, memicu gelombang pengungsian massal.

baca juga: TPNPB Klaim Tembak Sniper TNI di Yahukimo, Desak Penghentian Rencana Tambang

“Serangan udara dan penggunaan persenjataan berat telah memaksa warga sipil untuk meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di hutan,” ujar juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam pernyataan resminya.

Sambom juga menyoroti akses jalan utama menuju Kota Dekai dikuasai aparat keamanan, menghalangi warga sipil mengungsi ke pusat kota karena khawatir akan pemeriksaan dan potensi intimidasi.

baca juga: TPNPB Bantah Klaim Pemerintah soal Penyerahan Diri Lima Orang

Hingga kini, TPNPB menyatakan belum dapat memverifikasi jumlah pasti korban jiwa dari kedua belah pihak. Namun, pihaknya menekankan bahwa eskalasi konflik dan penggunaan persenjataan berat telah menciptakan krisis kemanusiaan yang mendesak di wilayah tersebut.

Menanggapi situasi ini, Manajemen Markas Pusat Komite Nasional TPNPB (KOMNAS TPNPB) menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Panglima TNI, dan Menteri Pertahanan untuk segera menghentikan operasi militer di Yahukimo. TPNPB berpendapat bahwa operasi yang melibatkan serangan udara dan persenjataan berat secara langsung mengancam keselamatan warga sipil dan memperburuk kondisi kemanusiaan.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk memprioritaskan keselamatan warga sipil dan mencari solusi damai untuk konflik di Papua,” tegas Sambom.

Siaran pers itu ditandatangani oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom bersama sejumlah pimpinan organisasi, yakni Panglima Tinggi TPNPB-OPM Goliat Tabuni, Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Lekagak Telenggen.

Dengan demikian, perlu dicatat bahwa informasi dari wilayah konflik di Papua seringkali sulit diverifikasi secara independen karena keterbatasan akses dan kondisi keamanan yang tidak stabil.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah atau aparat keamanan terkait bantahan yang disampaikan TPNPB. Tomei.id akan terus memantau perkembangan informasi resmi dan akurat terkait pernyataan tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Keputusan Final! Peserta Seleksi DPRK Otsus Wamena Desak Pelantikan, Tolak Provokasi

WAMENA, TOMEI.ID | Polemik hasil seleksi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur Otonomi Khusus (Otsus)…

8 jam ago

MEMANAS! Paul Finsen Mayor Disorot BK DPD RI, Gelombang Dukungan Justru Menguat

JAKARTA, TOMEI.ID | Dinamika politik di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI kian memanas setelah senator…

10 jam ago

Kapolda Minta Maaf, Bupati Desak Transparansi: Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai Disorot Tajam

DOGIYAI, TOMEI.ID | Sorotan publik terhadap dugaan pelanggaran oleh aparat di Kabupaten Dogiyai memuncak, mendorong…

10 jam ago

Ledakan Demografi Papua Tengah: Data 1,38 Juta Jiwa Ungkap Ketimpangan Layanan dan Arah Baru Kebijakan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil,…

10 jam ago

BKPSDM Papua Tengah Resmi Buka Seleksi 6 Sekolah Kedinasan, Prioritaskan Anak Asli Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia…

11 jam ago

Wujudkan Papua Tengah Emas, Wagub Deinas Geley Dampingi Menkop RI Resmikan Koperasi KDMP Mimika

MIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempertegas komitmennya dalam memperkuat struktur ekonomi akar…

11 jam ago