Berita

Rakerprov I KONI Papua Tengah Resmi Ditutup, Yeki Tobai Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Kerja Keras Raih Prestasi

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Panitia Pelaksana Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) ke-1 KONI Papua Tengah, Yeki Tobai, menekankan pentingnya komitmen kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen olahraga untuk membangun prestasi olahraga di wilayah tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan Yeki Tobai usai penutupan Rakerprov I KONI Papua Tengah yang digelar di Hotel Mutiara Black, Nabire, selama dua hari, 12–13 Desember 2025.

Yeki Tobai menyampaikan bahwa Rakerprov ini merupakan momentum strategis bagi KONI Papua Tengah untuk menyusun program kerja yang solid, terarah, dan berorientasi pada pencapaian prestasi di tingkat nasional.

baca juga: KONI Papua Tengah Gelar Rakorprov I: Wagub Deinas Geley Tekankan Soliditas dan Target Prestasi Ambisius

“Kita tidur bersama, bekerja bersama, dan merancang program bersama demi menangkap prestasi. Jika kita bekerja keras dan menghasilkan prestasi, maka harga diri kita akan diakui di seluruh Indonesia,” tegas Yeki Tobai, Sabtu, (13/12/2025).

Ketua Panitia menekankan bahwa kemajuan olahraga tidak terlepas dari semangat prestasi. Oleh karena itu, diperlukan kesungguhan, perjuangan, serta sinergi yang kuat antara KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, dan seluruh pengurus cabang olahraga.

Di forum Rakerprov itu, Yeki Tobai juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya atas kehadiran Wakil Gubernur Papua Tengah. Kehadiran ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mempersiapkan atlet-atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur yang hadir dan menunjukkan bahwa pemerintah provinsi sangat serius mempersiapkan atlet Papua Tengah untuk berprestasi, terutama menyongsong agenda olahraga tahun 2028,” tutur Yeki Tobai.

Terkait hal tersebut, Ketua Panitia menguraikan bahwa perkembangan dan kemajuan KONI Papua Tengah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan kontribusi KONI di delapan kabupaten yang ada di wilayah tersebut.

“Kami berterima kasih atas partisipasi penuh yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran KONI di tingkat kabupaten. KONI di daerah adalah ujung tombak pencarian bibit dan pelatihan atlet di daerah. KONI tidak memiliki atlet, atlet dimiliki oleh cabang olahraga. Cabang olahraga yang mencari, membina, dan mengembangkan atlet hingga berprestasi,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

12 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

12 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

12 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

16 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

17 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

17 jam ago