Berita

Korneles Kotouki Serukan Stop Bakar Hutan di Dogiyai: Jaga Alam, Selamatkan Masa Depan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dogiyai sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Dogiyai, Korneles Kotouki, menyerukan penghentian total pembakaran hutan dan lahan. Seruan ini demi perlindungan lingkungan dan masa depan generasi Dogiyai.

Ia menegaskan, hutan dan lembah Dogiyai adalah sumber kehidupan yang wajib dijaga bersama secara serius, konsisten, dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat adat Dogiyai.

Korneles mengingatkan, pembakaran hutan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi itu mengancam keberlangsungan hidup masyarakat dan memutus warisan alam untuk generasi berikutnya.

“Jangan membakar hutan dan lahan demi kepentingan sesaat,” tegasnya dalam imbauan kepada masyarakat Kabupaten Dogiyai, Selasa (13/10/2026).

Ia meminta masyarakat berhenti mengorbankan kelestarian alam demi keuntungan sesaat. Hutan dan lembah adalah warisan leluhur yang harus dijaga agar terus memberi manfaat bagi hari ini dan anak cucu kelak.

Korneles juga mendorong aksi nyata peduli lingkungan. Caranya dengan menghentikan praktik bakar hutan dan lahan, serta menjaga kawasan alam tetap hijau, subur, dan lestari. Menjaga alam adalah tanggung jawab kolektif.

Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama melindungi kekayaan alam Dogiyai dari kerusakan permanen yang mengancam kehidupan mendatang. Pesannya jelas: “Hutan dijaga, lembah dilestarikan, masa depan diselamatkan!”

Melalui seruan ini, seluruh warga Dogiyai diajak bergerak bersama menjaga lingkungan, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk keberlanjutan hidup generasi penerus.

“Jaga Alam, Jaga Kehidupan, Jaga Dogiyai demi anak cucu kita agar tetap hidup sejahtera lestari selamanya,” pungkasnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

4 jam ago

Dibangun Swadaya, Jembatan Kampung Tibai Kembali Putus; Warga Minta Pemerintah Bertindak

NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…

5 jam ago

36 Tim SMP Ikuti Kapolda Cup I 2026, Panitia Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…

5 jam ago

SIAP DPMPTSP Harus Pangkas Birokrasi dan Persempit Celah Pungli di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…

5 jam ago

Kekeringan dan Asap Ganggu Warga, PMI Paniai Salurkan Air Bersih dan Masker Gratis

PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…

7 jam ago

Tumiran Soroti Ketergantungan Pangan Papua Tengah, Penyuluh Diminta Buktikan Hasil Kerja

NABIRE, TOMEI.ID |Ketergantungan Papua Tengah terhadap pasokan pangan dari luar daerah menjadi tantangan yang harus…

12 jam ago