News

Kunker ke Homeyo dan Sugapa, Gubernur Meki Nawipa Ajak Anak Intan Jaya Harus Sekolah

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, melaksanakan kunjungan kerja perdananya ke Distrik Homeyo dan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa (8/7/2025).

Kunjungan ini menjadi momen penting yang disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan masyarakat setempat. Acara tatap muka dengan warga berlangsung di Lapangan Pogapa dalam suasana penuh sukacita.

Kunker ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di wilayah pedalaman.

baca juga : Wagub Deinas Geley Resmi Buka Sosialisasi Perpres No.46/2025 dan Katalog Elektronik Versi 6

Gubernur Meki Nawipa dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan generasi muda dan daerah. Menurutnya, paradigma berpikir hanya bisa berubah melalui pendidikan.

“Tidak ada cara lain, kita menjadi tuan di atas tanah kita ini melalui sekolah. Orang sekolah baru bisa jadi pemimpin,” tegas Gubernur.

Kemajuan suatu daerah, tegas Gubernur, sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, membangun Intan Jaya tidak bisa hanya mengandalkan bupati dan wakil bupati, tetapi membutuhkan kesiapan SDM lokal yang terdidik.

baca juga : Dukung Edukasi Hijau, Pemprov Papua Tengah Selurkan 235 Bibit Pohon ke Komunitas PTS Nabire

Gubernur juga mengajak seluruh anak-anak Intan Jaya untuk giat menempuh pendidikan. Ia menggarisbawahi bahwa saat ini akses pendidikan sudah semakin terbuka dan dekat dengan masyarakat, berbeda dengan masa lalu yang mengharuskan anak-anak Papua merantau ke luar daerah untuk belajar.

“Kita satu hati dan satu tujuan, bersatu membangun Intan Jaya. Kita bukan pelengkap, tetapi pemilik negeri ini. Kalau kita buat baik, negeri ini maju. Kalau tidak, negeri ini bisa rusak,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dalam upaya mempercepat pembangunan di Intan Jaya, Gubernur juga menekankan pentingnya keamanan kolektif yang harus dijaga bersama. Ia menyatakan bahwa keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat TNI-Polri, melainkan seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif.

“Semua harus jadi keamanan rumah, keamanan pribadi, distrik, dan kabupaten. Kita sama-sama jaga agar pembangunan tetap berjalan,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Intan Jaya secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan kerja ini, Gubernur turut didampingi sejumlah kepala dinas dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah, antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, Pekerjaan Umum (PU), Pertanian, Perkebunan, serta perwakilan dari PLN. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Satu Ruang, Banyak Harapan: KLDM Kigamani Dorong Budaya Literasi dari Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses pendidikan, Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung…

3 jam ago

Pemprov Papua Tengah Tutup Halaman Kantor Gubernur dan Runway Bandara Lama hingga 18 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menutup sementara halaman Kantor Gubernur Papua Tengah…

4 jam ago

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang…

14 jam ago

GERMAS PMKRI Kecam Dugaan Penembakan Tiga Warga di Maybrat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Presidium Gerakan Mahasiswa (GERMAS) PMKRI Cabang Manokwari “St. Thomas Villanova”, Yufentus Temorubun,…

15 jam ago

Fransiskus Magai Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Jangan Terprovokasi

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Papua…

15 jam ago

Tiga Warga Diduga Tertembak di Maybrat, Organisasi Katolik Desak Investigasi Independen

MAYBRAT, TOMEI.ID | Organisasi Katolik mendesak penyelidikan yang transparan dan independen atas dugaan penembakan terhadap…

15 jam ago