Berita

Lagi-lagi, Warga Sipil Puncak Jaya Jadi Korban: Lion Enumbi Kritis Diduga Ditembak Aparat

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Kekerasan kembali menyasar warga sipil di wilayah konflik Papua. Seorang warga bernama Lion Enumbi dilaporkan dalam kondisi kritis setelah diduga terkena tembakan aparat saat operasi militer di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (20/4/2026) sore.

Informasi mengenai insiden tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Dalam keterangan itu, korban dilaporkan mengalami luka tembak di bagian dada dan hingga kini masih dalam kondisi mengkhawatirkan.

Rentetan suara tembakan yang terdengar hingga malam hari dilaporkan memicu kepanikan luas di tengah masyarakat. Warga dari sejumlah kampung, seperti Pinapa, Kelembet, Bome, dan wilayah sekitar, disebut memilih mengungsi demi menyelamatkan diri dari situasi yang tidak menentu.

Sebagian warga dilaporkan berlindung di gereja dan rumah kerabat, sementara lainnya melarikan diri ke hutan. Kondisi ini memperlihatkan kembali pola berulang di wilayah konflik, di mana masyarakat sipil menjadi pihak paling rentan terdampak.

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam keterangannya menuding operasi militer kerap menyasar wilayah sipil dengan dalih penindakan terhadap kelompok bersenjata. Ia menyebut tindakan tersebut berpotensi menimbulkan korban dari kalangan warga yang tidak terlibat konflik.

Namun demikian, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Pihak TPNPB juga menyatakan bahwa warga sipil kerap dituduh sebagai bagian dari kelompok bersenjata, meskipun tudingan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Selain insiden di Puncak Jaya, pernyataan itu juga menyinggung adanya korban jiwa di sejumlah wilayah lain di Papua Tengah dalam rangkaian operasi militer yang berlangsung belakangan ini. Situasi ini dinilai semakin memperpanjang daftar korban sipil dalam konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.

Dalam pernyataan yang sama, Prabowo Subianto didesak untuk mengevaluasi dan menghentikan operasi militer yang dinilai berdampak pada masyarakat sipil. Desakan tersebut juga mencakup tuntutan pertanggungjawaban negara atas jatuhnya korban serta meningkatnya jumlah warga yang mengungsi.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun aparat keamanan terkait insiden penembakan tersebut. Ketiadaan klarifikasi ini menambah ketidakpastian di tengah masyarakat.

Sementara itu, situasi di Distrik Mulia dilaporkan masih mencekam. Sejumlah warga memilih bertahan di lokasi pengungsian sementara, sambil menunggu kondisi benar-benar aman untuk kembali ke kampung halaman mereka.

Redaksi tomei.id menegaskan komitmennya untuk terus melakukan verifikasi dan pembaruan informasi secara independen, akurat, dan berimbang, guna memastikan setiap fakta tersaji secara utuh, menjaga kredibilitas pemberitaan, serta memperkuat transparansi dan kepercayaan publik. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sambut HUT Ke-81 RI, Dukcapil Papua Tengah dan Nabire Buka Layanan Adminduk Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan…

5 jam ago

Fraksi Demokrat Kritik Kinerja Pemprov Papua Pegunungan, Soroti Serapan APBD dan Kemiskinan

WAMENA, TOMEI.ID | Fraksi Demokrat DPR Papua Pegunungan mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam…

8 jam ago

Deinas Geley Turun ke Jalan Bagikan Bendera, Ajak Warga Papua Tengah Semarakkan HUT Ke-81 RI

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, turun langsung ke jalan di Nabire,…

8 jam ago

Dinkes Papua Tengah Matangkan Renja 2027, Strategi “SPM 2+1” Jadi Penguatan Layanan di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mematangkan Rencana Kerja (Renja) 2027 dengan…

9 jam ago

HUT Ke-81 RI di Papua Tengah, Persiapan Capai 80 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

1 hari ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Integrasi Layanan Primer, 150 Puskesmas Jadi Sasaran Penguatan Kapasitas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan memperkuat Integrasi Layanan Primer…

1 hari ago