Berita

Lameck Dowansiba: Noken Bukan Sekadar Tas, tetapi Simbol Harga Diri Orang Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lameck Dowansiba, menegaskan noken bukan sekadar alat membawa barang, melainkan simbol jati diri, kehormatan, dan harga diri orang Papua. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut di tengah arus modernisasi.

Pernyataan itu disampaikan Lameck Dowansiba di Manokwari, Rabu (30/6/2026).

Menurut Lameck, noken merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Papua karena merepresentasikan nilai kebersamaan, tanggung jawab, serta hubungan yang erat dengan alam.

“Noken bukan hanya benda budaya, tetapi bagian dari jati diri dan kehormatan orang Papua. Ketika kita menggunakan noken, kita sedang menunjukkan rasa bangga terhadap identitas kita sendiri,” ujar Lameck.

Sebagai putra asli Suku Arfak, ia mengaku telah menggunakan noken sejak kecil dan tetap mempertahankannya dalam berbagai aktivitas sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur.

Lameck menilai kemajuan zaman tidak boleh menggerus identitas budaya Papua. Modernisasi, katanya, harus berjalan seiring dengan upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat yang mendorong penggunaan noken dalam berbagai aktivitas pemerintahan sebagai bentuk penguatan identitas budaya Papua.

“Noken sudah diakui dunia sebagai warisan budaya. Tugas kita sekarang adalah memastikan noken tetap digunakan, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Lameck mengajak pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan budaya noken agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Menjaga noken berarti menjaga cerita, nilai, dan identitas Papua yang diwariskan oleh para leluhur,” tutup Lameck. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

5 jam ago

Sosialisasi KLB Campak di Tanah Rubuh, Dinkes Manokwari Kejar Cakupan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

6 jam ago

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

1 hari ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

1 hari ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

1 hari ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

1 hari ago