Berita

Legislator Manfred Nawipa Kecam Penembakan Warga Sipil di Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Manfred Nawipa, mengecam keras insiden penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Yoneas Yobe yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (3/3/2026) lalu.

Korban Yoneas Yobe dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian dagu dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi korban disebut masih kritis dan membutuhkan penanganan medis secara serius.

“Kondisinya masih kritis dan sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” kata Manfred Nawipa kepada tomei.id melalui pesan elektronik, Kamis (5/3/2026).

Menurut keterangan yang disampaikan Manfred Nawipa, peristiwa tersebut bermula ketika dua pemuda setempat sedang berbelanja di sebuah kios di wilayah Dogiyai. Kedua pemuda tersebut membeli beras dan rokok sebelum hendak meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Situasi kemudian berubah tegang setelah pemilik kios menuduh barang yang dibeli belum dibayar. Ketegangan antara kedua pihak sempat memicu keributan hingga aparat keamanan turun tangan untuk mengendalikan keadaan di lokasi kejadian.

Dalam situasi tersebut, Yoneas Yobe dilaporkan terkena tembakan pada bagian dagu.

Manfred Nawipa menilai tindakan aparat yang melepaskan tembakan ke arah warga sipil tidak dapat dibenarkan. Menurut Manfred Nawipa, penggunaan senjata api oleh aparat negara harus dilakukan secara terukur serta mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

“Saya sangat mengecam tindakan TNI/Polri yang melepaskan tembakan ke arah warga sipil. Hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tegas Manfred Nawipa.

Legislator Kabupaten Dogiyai tersebut juga menekankan bahwa kasus penembakan warga sipil harus ditangani secara serius dan diinvestigasi secara objektif oleh pihak berwenang.

“Kasus ini harus diadvokasi secara serius dan ditangani secara objektif karena menyangkut penggunaan alat negara terhadap warga sipil,” ujar Manfred.

Manfred Nawipa berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara transparan untuk memastikan keadilan bagi korban serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Meski demikian, Manfred Nawipa menyebutkan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai saat ini dilaporkan telah kembali kondusif dan masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Papua Tengah Masuk Usulan Tuan Rumah Pra-PON Tinju 2027, PERTINA Siapkan Kejurda

NABIRE, TOMEI.ID | Papua Tengah masuk dalam usulan tuan rumah Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) cabang…

11 jam ago

Ketua KADIN Dogiyai Sosialisasikan Pengembangan Kopi di Sembilan Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, mendorong masyarakat…

11 jam ago

Colour Run Papua Tengah Kampanyekan Deteksi Dini TBC dan Lawan Stigma

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tuberkulosis (TBC)…

12 jam ago

Papua Tengah Siapkan Dokter Spesialis, FK Unhas Akan Dilibatkan dalam Tes Baseline

MAKASSAR, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan program Pra-Pendidikan Dokter Spesialis (Pra-PPDS) bagi dokter…

13 jam ago

Pemprov Papua Tengah Dorong BAMAGNAS Perkuat Pembinaan Umat dan Ekonomi Jemaat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS)…

23 jam ago

BERITA FOTO: Sosialisasi Taman Nasional Mamberamo Foja

NABIRE, TOMEI.ID | Mewakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah,…

23 jam ago