Berita

Legislator Papua Tengah Sentuh Hati Warga Pesisir Teluk Umar dengan Janji Pendidikan

TELUK UMAR, TOMEI.ID | Gelombang Teluk Umar tak menghalangi langkah Peter Worabay, Anggota DPR Papua Tengah dari Fraksi PDIP, untuk menyapa warganya di Kampung Goni, Distrik Teluk Umar, Jumat (19/09/2025).

Perjalanan dua jam menggunakan perahu motor dari Kampung Soa terbayar lunas saat ia disambut puluhan siswa SD dengan seragam sederhana di SD Goni.

Kedatangan Peter tidak hanya membawa sapaan, tetapi juga bantuan berupa seragam baru, buku, dan alat tulis bagi para siswa. Di tengah suasana penuh kehangatan, Peter menyempatkan diri berdialog dengan anak-anak, menanyakan cita-cita mereka. Seorang siswa polos menjawab ingin menjadi dokter.

“Anak ini saya yang akan tanggung sampai menjadi dokter. Orangtuanya cukup sekolahkan sampai tamat SD, setelah itu saya yang biayai,” janji Peter, disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir.

Jeritan Biaya Pendidikan

Pertemuan itu menjadi wadah bagi orang tua untuk menyampaikan keluh kesah terkait mahalnya biaya pendidikan. Yohanes Masakeri, seorang wali murid, berharap ada perhatian lebih terhadap sekolah-sekolah di kampung.

“Kami butuh anak-anak pintar yang bisa pulang ajar kami di kampung. Guru honor juga kasihan, sudah berulang kali tes PNS tapi tidak lulus, akhirnya mereka tinggalkan anak-anak kami,” ungkapnya. Keluhan serupa juga datang dari orang tua lain yang menyebut biaya pendaftaran sekolah di Nabire mencapai Rp7 juta, ditambah SPP bulanan Rp500 ribu.

Pesan Sang Legislator

Menanggapi keluhan tersebut, Peter Worabay meminta orang tua untuk tetap menyekolahkan anak-anak meski dalam keterbatasan ekonomi. “Kalau kamu pasang jerat lalu anak-anak ikut pasang jerat, kamu berdosa. Ambil makanan sisa untuk babi pun tidak apa, asal anak-anak sekolah. Mereka harus jadi orang besar di Papua Tengah nanti,” tegasnya.

Peter juga menekankan pentingnya penggunaan dana desa untuk sektor pendidikan, bukan hanya untuk pesta adat. Ia menambahkan bahwa Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, telah merencanakan pembangunan sekolah asrama di Teluk Umar, termasuk di Kampung Goni, agar anak-anak tidak perlu merantau jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Harapan di Ujung Pesisir

Kunjungan Peter Worabay meninggalkan catatan penting tentang masalah pendidikan di wilayah pesisir: kekurangan guru, mahalnya biaya, dan minimnya fasilitas. Namun, janji seorang legislator menjadi simbol harapan baru. Bahwa, anak-anak pesisir Papua juga berhak meraih cita-cita setinggi ombak yang menerjang pantai mereka.

“Kalau anak-anak dari gunung bisa sekolah sampai ke luar negeri, kenapa anak-anak pesisir tidak bisa? Kita semua sama-sama Papua, sama-sama diberkati Tuhan,” pungkas Peter dengan mata berkaca-kaca, menyiratkan tekad untuk mewujudkan mimpi anak-anak Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

9 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

9 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

9 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

10 jam ago

KNPB Yahukimo Gelar Aksi 1 Mei, Soroti Status Papua dan Isu Kemanusiaan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo, Sektor Hoyawos, menggelar seminar dan…

10 jam ago

Harga Beras di Intan Jaya Tembus Rp52 Ribu/Kg, Pemprov Papua Tengah Siapkan Langkah Intervensi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menemukan lonjakan signifikan harga beras di Sugapa,…

19 jam ago