Letnan I Manuel Aimau Wafat, TPNPB Kodap IV Sorong Raya Umumkan Duka Nasional

oleh -1198 Dilihat
Letnan I Manuel Aimau. [Foto: Istimewa].

SORONG RAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengumumkan duka nasional atas wafatnya Wakil Komandan Operasi Kodap IV Sorong Raya, Letnan I Manuel Aimau.

Manuel dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (7/2/2026) akibat sakit setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

banner 728x90

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers resminya Senin (23/2), menyatakan bahwa almarhum telah dimakamkan melalui prosesi upacara militer pada Selasa (9/2) sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Upacara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi almarhum di struktur organisasi TPNPB wilayah Sorong Raya.

Berdasarkan catatan organisasi, Manuel Aimau merupakan komandan lapangan yang aktif dalam berbagai operasi bersenjata di wilayah Sorong Raya sepanjang periode 2020 hingga 2025. Salah satu aksi yang menonjol adalah keterlibatannya dalam insiden di wilayah Muara Waliagar, Kabupaten Teluk Bintuni, yang berkaitan dengan area konsesi PT Wanagalan Utama.

Dalam keterangan tersebut, TPNPB juga mengklaim telah melakukan perampasan sejumlah senjata api yang kini disebut berada di markas mereka untuk operasi lanjutan. Namun, hingga berita ini diturunkan, klaim perampasan senjata tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak berwenang maupun pihak ketiga.

Merespons wafatnya Manuel, Manajemen Markas Pusat TPNPB menyerukan kepada 36 Komando Daerah Pertahanan (Kodap) di seluruh Tanah Papua untuk mengibarkan duka. Seruan ini sekaligus menjadi momentum bagi organisasi untuk menegaskan kembali posisi politik mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Papua.

Sebagai informasi, TPNPB merupakan sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan kelompok ini sebagai organisasi teroris karena rentetan konflik bersenjata yang melibatkan aparat keamanan. Sebaliknya, kelompok ini mengidentifikasi diri sebagai pasukan pembebasan nasional.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Dengan demikian, informasi tersebut disampaikan secara independen dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB. Tim redaksi Tomei.id akan terus memperbarui perkembangan situasi secara berkala, faktual, akurat, berimbang, terpercaya, serta bertanggung jawab kepada publik luas. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.