Berita

Liga 2 Musim 2025-2026, Persipura Tempati Urutan Pertama di Grup Timur

JAKARTA, TOMEI.ID | PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi merilis pembagian grup untuk kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut pada musim ini akan berlangsung dengan format dua grup, masing-masing diisi oleh 10 tim.

Berdasarkan rilis resmi PT LIB, Persipura Jayapura menempati urutan pertama di daftar Grup Timur. Grup ini diisi oleh klub-klub bersejarah dan kuat, di antaranya PSIS Semarang, Barito Putera, PSS Sleman, Persipal Palu, Persiba Balikpapan, Deltras FC, Persiku Kudus, Persela Lamongan, serta Tornado Kendal.

Persaingan di Grup Timur diprediksi berlangsung ketat. Persipura, yang dijuluki Mutiara Hitam, bertekad mengembalikan kejayaan mereka di kancah sepak bola nasional setelah melewati musim dengan performa naik-turun.

PSIS Semarang datang dengan amunisi baru hasil belanja pemain, sementara Barito Putera dan PSS Sleman pun siap memberikan perlawanan sengit. Klub promosi Tornado Kendal diharapkan menjadi kuda hitam dan menghadirkan kejutan di kompetisi ini.

Pihak PT LIB menjelaskan bahwa pembagian grup dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan kekuatan agar setiap tim memiliki peluang yang sama.

“Setiap grup memiliki kekuatan yang merata sehingga kompetisi akan berjalan lebih seru,” demikian pernyataan resmi yang diterima media pada Sabtu (9/8/2025).

Di Jayapura, atmosfer antusiasme menyambut musim baru sudah terasa. Suporter setia Persipura, bersama masyarakat Papua, mulai menyiapkan dukungan penuh bagi tim kebanggaan mereka. Format dua grup ini diyakini akan membuat setiap laga memiliki nilai krusial, di mana setiap poin akan sangat menentukan posisi klasemen akhir.

Jadwal resmi Liga 2 musim 2025-2026 akan diumumkan dalam waktu dekat. Rencananya, laga pembuka akan mempertemukan dua tim besar dari masing-masing grup, menjadi pembuka kompetisi yang penuh gengsi dan semangat persaingan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

51 menit ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

1 jam ago

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

3 jam ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

5 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

5 jam ago

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

22 jam ago