Berita

LPMI Sorong Rayakan Campus Christmas, Wali Kota Sampaikan Empat Pesan Natal

SORONG, TOMEI.ID | Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) Perwakilan Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, mengadakan ibadah pembukaan Campus Christmas tahun 2025 dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).

Ibadah berlangsung meriah dan tetap khidmat di Gedung Lambertus Jitmau, Kota Sorong, pada Jumat malam (5/12/2025).

baca juga: 200 Peserta Ikuti Seminar Jaringan Doa Regional Papua Barat Daya, Kesehatan Jadi Fokus Kemitraan Lintas Lembaga

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai kampus, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Sorong, serta sejumlah tamu undangan.

Melalui pujian, renungan, dan doa bersama, para peserta diajak memasuki masa persiapan Natal dengan semangat pelayanan, solidaritas, dan kebersamaan. Momentum ini sekaligus mempererat persatuan mahasiswa Kristen di Kota Sorong.

baca juga: Plt Kadinkes Papua Barat Daya Buka Seminar Kristen dan Kesehatan: Dorong Edukasi Kesehatan Praktis dan Kontekstual

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, melalui Sekretaris DPRD Kota Sorong, Saul Erens Solosa, menyampaikan bahwa perayaan Natal merupakan kesempatan untuk merayakan sukacita, damai, dan pengharapan melalui kelahiran Sang Juruselamat. Tema Campus Christmas 2025, menurutnya, mengingatkan umat bahwa Natal bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan pengalaman nyata akan penyertaan Tuhan yang memulihkan kehidupan keluarga.

Saul juga memberikan apresiasi terhadap peran aktif mahasiswa dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Semangat generasi muda, katanya, menunjukkan bahwa mahasiswa di Sorong tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan rohani dan karakter yang matang dalam menghadapi tantangan zaman.

Melalui sambutan tersebut, Wali Kota menyampaikan empat pesan penting. Pesan pertama adalah menjadikan Natal sebagai momentum pemulihan keluarga.

Sebagaimana Yusuf menerima penyataan Tuhan dalam Matius 1:18–21, umat diingatkan untuk memperbaiki komunikasi, menumbuhkan saling pengertian, serta memulihkan kasih dalam keluarga.

Pesan kedua yang ditekankan ialah pentingnya hidup dalam persetujuan dengan kehendak Tuhan. Allah hadir bukan hanya untuk menyelamatkan, tetapi juga memanggil umat hidup dekat kepada-Nya. Prinsip ini perlu menjadi fondasi bagi mahasiswa, dosen, dan setiap keluarga Kristen dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pesan ketiga adalah dorongan untuk menjadi saksi Kristus di keluarga, kampus, dan masyarakat. Mahasiswa Kristen diminta menunjukkan integritas, disiplin, kasih, serta kerendahan hati sehingga dapat menjadi terang bagi lingkungan sekitar.

Pesan keempat menyoroti pentingnya membangun kampus yang bertumbuh secara akademik dan rohani. Generasi muda Kristen diharapkan mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kedewasaan spiritual. Wali Kota menilai bahwa kampus perlu berfungsi sebagai ruang pertumbuhan iman yang sehat dan berkelanjutan bagi mahasiswa.

Menutup sambutannya, Saul menyampaikan apresiasi kepada panitia Campus Christmas, pimpinan kampus, serta seluruh pihak yang berperan dalam mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap suasana Natal membawa kekuatan rohani bagi setiap keluarga dan memampukan umat menjadi saksi Kristus di berbagai bidang kehidupan.

“Selamat merayakan Natal. Tuhan memberkati kita semua,” tandasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPW PKB Papua Pegunungan Tinjau Sekretariat Baru DPC Tolikara, Penguatan Konsolidasi Jelang Pelantikan Pengurus

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis…

8 jam ago

Siaran Pers TPNPB: Dua Anggota Kodap XVI Yahukimo Diklaim Tewas

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim…

8 jam ago

MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Ditutup, Kepsek Tanamkan Nilai Persatuan dan Kepemimpinan bagi Siswa Baru

NABIRE, TOMEI.ID | SMA Negeri Meepago Nabire resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…

8 jam ago

Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Perusahaan Mineral, Dugaan Tambang Ilegal, dan Pemekaran Wilayah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Masyarakat Adat Tota Mapiha menyatakan sikap tegas menolak rencana masuknya perusahaan mineral,…

9 jam ago

Mahasiswa Paniai Desak Pemilihan Kepala Suku Berjalan Transparan dan Sesuai Mekanisme Adat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Paniai, Theofilus Richard Yogi, mendesak agar proses pemilihan Kepala…

10 jam ago

GIDI Jemaat Misia Manokwari Rayakan HUT ke-19, Perkuat Pelayanan dan Kembangkan Pekabaran Injil

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Misia Manokwari merayakan Hari Ulang Tahun…

10 jam ago