Berita

Luar Biasa! Bupati Paniai lepas 96 Siswa ke Sekolah Unggulan di Papua dan Jawa

PANIAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai, Papua Tengah secara resmi melepas sebanyak 95 siswa SD, SMP, dan SMA untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah sekolah unggulan di Papua dan Pulau Jawa, Jumat (4/7/2025).

Acara pelepasan berlangsung di Aula Kantor Bupati Paniai, turut dihadiri orang tua siswa, tokoh masyarakat, dan jajaran Dinas Pendidikan setempat.

Para siswa terpilih akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Genius, SMA Negeri 3 Buper Waena Jayapura (Papua), dan SMA President 2 di Jawa Barat. Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh Pemkab Paniai sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Paniai.

baca juga : Kejari Nabire Tangkap satu DPO Kasus Korupsi Bendungan Topo

Hal ini dilakukan bupati Yampit untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas melalui berbagai program strategis di bidang pendidikan.

Bupati Yampit Nawipa dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga serta harapan besar kepada para siswa yang akan menempuh pendidikan di luar daerah.

“Anak-anak ini adalah aset masa depan Paniai. Kami kirim kalian bukan hanya untuk belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Kembalilah nanti dengan ilmu, karakter, dan semangat untuk membangun daerah ini,” ujar Bupati Nawipa.

baca juga : Rakerwil FKUB Papua Tengah Resmi Digelar, Ini Pesan Gubernur Meki Nawipa

Ia menegaskan, kebijakan pengiriman siswa ke sekolah unggulan merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak generasi Paniai yang unggul, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia melalui akses terhadap pendidikan yang berkualitas dan terencana.

“Pembangunan SDM adalah investasi jangka panjang. Dengan pendidikan yang baik, kita sedang membangun fondasi masa depan Paniai yang lebih baik,” tegasnya.

Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama para orang tua siswa dan tokoh masyarakat, yang melihat langkah ini sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memperjuangkan masa depan generasi muda Paniai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

8 Kepala Suku Resmi Diakui sebagai Mitra Pemerintah, Gubernur Meki: Ini Bukan Pelantikan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak delapan kepala suku besar, di Provinsi Papua Tengah, resmi diakui sebagai…

5 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp6 Miliar untuk Gereja Hitadipa, Jalan dan Listrik Jadi Prioritas

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan untuk Distrik…

18 jam ago

Mesak Magai: Pengangkatan PPPK Nabire Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, masih menunggu kepastian pemerintah pusat m mengenai pengangkatan…

20 jam ago

Pemkab Nabire Tetapkan Status Taman Gizi sebagai Aset Daerah Usai Mediasi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, menetapkan status Taman Gizi sebagai aset daerah setelah…

20 jam ago

BEM UNIPA Periode 2024–2026 Demisioner, Yenusson Ungkap Tiga Capaian Kepengurusan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) periode 2024–2026 resmi dinyatakan demisioner…

21 jam ago

Ledakan Siswa SD YPPK Bilogai Tembus 600 Anak, Pastor Yance: SSH Berhasil, Tapi Kami Kekurangan Gedung

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Intan Jaya terbukti berhasil…

1 hari ago