Mahasiswa menyerahkan pernyataan sikap kepada pejabat pemerintah daerah dalam aksi solidaritas di Paniai lalu, menuntut pencairan dana Pansus guna mengawal aspirasi masyarakat. [Foto: Paul Mote for tomei.id].
PANIAI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai se-Indonesia mengingatkan Pemerintah Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, agar segera menindaklanjuti agenda Panitia Khusus (Pansus) yang telah dibentuk untuk membawa aspirasi masyarakat ke tingkat pusat di Jakarta.
Mahasiswa mendesak pemerintah daerah segera mencairkan dana transportasi yang dibutuhkan tim Pansus agar agenda tersebut tidak tertunda. Keterlambatan pencairan anggaran dinilai berpotensi menghambat penyampaian aspirasi masyarakat secara resmi dan konstitusional.
Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menilai sejumlah persoalan tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam, serta pembangunan sumber daya manusia di Paniai membutuhkan perhatian serius dan pengawalan melalui mekanisme kelembagaan.
Menurut mahasiswa, dukungan anggaran transportasi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keputusan bersama yang telah dibahas sebelumnya, termasuk dalam forum resmi di lingkungan DPRD Kabupaten Paniai.
Pembentukan Panitia Khusus merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) beserta perubahannya, yang mengatur Pansus sebagai alat kelengkapan dewan bersifat sementara untuk membahas persoalan strategis dan mendesak.
Perwakilan Penanggung Jawab Solidaritas Mahasiswa Paniai se-Indonesia, Penias Yeimo, menegaskan pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen terhadap agenda yang telah disepakati.
“Kami mengingatkan pemerintah daerah agar menindaklanjuti tema dan agenda Pansus yang sudah dibentuk untuk dibawa ke Jakarta. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan kelompok tertentu,” ujar Penias Yeimo, dalam keterangannya kepada tomei.id, Kamis, (26/2/2026).
Menurut Penias, pencairan dana transportasi menjadi langkah awal agar tim Pansus dapat bekerja efektif dan menjalankan mandat aspirasi masyarakat Paniai.
“Jika agenda ini tidak segera ditindaklanjuti, maka proses penyampaian aspirasi akan terhambat. Kami berharap pemerintah daerah bertindak cepat dan bertanggung jawab,” teganya.
Solidaritas Mahasiswa Paniai menegaskan upaya tersebut bertujuan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan melalui mekanisme yang sah, demokratis, dan bermartabat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah memperkuat kompetensi…
NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapan, integritas, dan kemampuan adaptasi…
NABIRE, TOMEI.ID | Kondisi Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang masih bertahan di…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang sedang menempuh pendidikan di Kota Manokwari…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo yang berada di Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo…