Berita

Mahasiswa Papua Pegunungan Didorong Jadi Pengusaha, HIPMI Ubah Pola Pikir Ketergantungan pada PNS

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan mulai mendorong lahirnya generasi pengusaha muda dari lingkungan perguruan tinggi sebagai langkah membangun kemandirian ekonomi anak muda Papua dan mengubah pola pikir ketergantungan terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Komitmen tersebut ditandai dengan rencana pelantikan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Papua Pegunungan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pekan ini di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, menegaskan pembentukan HIPMI PT merupakan tindak lanjut kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIPMI dalam membangun regenerasi pengusaha muda dari kalangan mahasiswa sejak dini.

“Wadah ini dibentuk khusus untuk membina pengusaha muda Papua. Kami ingin mengubah mindset mahasiswa bahwa setelah lulus kuliah tidak harus selalu berpikir menjadi PNS. Melalui HIPMI PT, mahasiswa diajak masuk ke wadah yang tepat untuk belajar menjadi pengusaha masa depan,” ujar Antonius Wetipo kepada wartawan di Wamena, Selasa malam (12/5/2026).

Menurut Antonius, kehadiran HIPMI PT di Papua Pegunungan menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi baru yang bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan kemandirian generasi muda Papua, terutama di tengah semakin terbatas dan kompetitifnya lapangan pekerjaan formal.

Ia mengatakan, mahasiswa Papua harus mulai didorong menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak hanya bergantung pada sektor pemerintahan.

“Papua Pegunungan membutuhkan generasi muda yang berani membangun usaha sendiri, membuka peluang ekonomi baru, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.

Untuk menjaring partisipasi mahasiswa, HIPMI Papua Pegunungan membuka pendaftaran keanggotaan bagi mahasiswa asal Papua Pegunungan, baik yang sedang menempuh pendidikan di wilayah Jayawijaya dan sekitarnya maupun mahasiswa yang kuliah di luar daerah.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) guna mempermudah akses mahasiswa Papua Pegunungan di berbagai kota studi di Indonesia.
Antonius menjelaskan, tahapan pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai Rabu hingga Kamis pekan berjalan melalui tautan resmi dan grup koordinasi yang akan disebarluaskan kepada mahasiswa.

Adapun syarat administrasi yang harus dipenuhi antara lain Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), KTP, serta surat keterangan aktif kuliah dari perguruan tinggi masing-masing.

Selain membuka pendaftaran secara umum melalui media sosial dan selebaran digital, HIPMI Papua Pegunungan juga akan menerapkan pola “jemput bola” dengan menyurati Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di sejumlah kampus.

“Kami juga akan bersurat kepada ketua-ketua BEM supaya mereka membantu menyosialisasikan program HIPMI PT langsung kepada mahasiswa di kampus masing-masing,” ujarnya.

Menurut Antonius, pembentukan HIPMI PT di berbagai kampus diharapkan menjadi ruang pembinaan kewirausahaan, pengembangan jaringan bisnis, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Papua Pegunungan.

Ia berharap mahasiswa Papua tidak lagi hanya berorientasi mencari pekerjaan setelah lulus, tetapi mulai mempersiapkan diri menjadi pelaku usaha yang mandiri dan produktif.

“Kami ingin lahir pengusaha-pengusaha muda Papua dari kampus. Mereka harus siap menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja,” tegasnya.

Kehadiran HIPMI PT juga diharapkan menjadi fondasi awal lahirnya ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan di Provinsi Papua Pegunungan sebagai daerah otonomi baru yang tengah membangun sektor ekonomi masyarakat secara mandiri dan berdaya saing. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPR Papua Tengah Desak Kapolda Jelaskan Perkembangan Kasus Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, meminta Kapolda Papua Tengah…

1 hari ago

KADIN Dogiyai Dorong Kopi Kembali Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, mendorong masyarakat…

1 hari ago

IPMADO Tuding Eks Kapolres Dogiyai Yocbeth Mince Mayor Otak Pembunuhan Juventus Edowai

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menuding mantan Kapolres…

1 hari ago

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

2 hari ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

2 hari ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

2 hari ago