Mahasiswa Pegunungan Bintang menggelar konsolidasi ke II dan Nobar Jelang Aksi Besar Besaran, Senin, (19/1/2026) (foto: IMPPTANG).
OKSIBIL, TOMEI.ID | Merespons memburuknya persoalan kemanusiaan di wilayah Pegunungan Bintang, Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (PP-IMPPTANG) se-Indonesia melalui Departemen Hukum dan HAM menggelar Konsolidasi Umum ke-II sebagai langkah awal menuju aksi kemanusiaan besar-besaran di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kegiatan tersebut digelar di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (19/1/2026).
Perwakilan Departemen Hukum dan HAM PP-IMPPTANG, Darki Uopmabin, menegaskan bahwa Konsolidasi Umum ke-II merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan kolektif mahasiswa, pelajar, dan masyarakat sipil dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan yang dinilai belum mendapat perhatian serius.
“Konsolidasi ini bertujuan menyatukan sikap dan memperkuat langkah bersama dalam merespons persoalan kemanusiaan yang terus terjadi di Pegunungan Bintang. Proses ini akan berlanjut hingga pelaksanaan aksi kemanusiaan,” ujar Darki dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id.
Darki menjelaskan, konsolidasi dilakukan sebagai ruang diskusi terbuka dan pematangan agenda gerakan agar aksi kemanusiaan yang direncanakan dapat berjalan terarah, terukur, dan melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Rangkaian kegiatan konsolidasi diawali dengan nonton bareng (nobar) dan diskusi terbuka yang dipusatkan di Sekretariat KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pengurus Pusat IMPPTANG dan dikoordinasikan oleh Departemen Hukum dan HAM PP-IMPPTANG.
PP-IMPPTANG juga mengimbau seluruh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Pegunungan Bintang yang berada di Kota Oksibil untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan konsolidasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap kondisi daerah.
Selain itu, IMPPTANG meminta dukungan dan perhatian dari seluruh elemen masyarakat di Tanah Papua agar gerakan kemanusiaan ini dapat berjalan secara luas, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Papua ke depan, khususnya masyarakat Pegunungan Bintang.
Kegiatan konsolidasi ini sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Departemen Hukum dan HAM PP-IMPPTANG sebagai bagian dari agenda resmi organisasi yang dijalankan secara terstruktur, terarah, dan berkelanjutan. [*].
WAMENA, TOMEI.ID | Bentrokan antarwarga dari Suku Yali dan Suku Lani pecah di Perempatan Tugu…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menargetkan pengembangan Bandara Douw Aturure Nabire pada…
PANIAI, TOMEI.ID | Mahasiswa bersama berbagai elemen masyarakat Kabupaten Paniai menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus)…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Dogiyai, Yohanes Butu, membagikan Alat…
JAKARTA, TOMEI.ID | Senator Republik Indonesia dari daerah pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor,…
NABIRE, TOMEI.ID | Tim nasional Senegal kembali menegaskan dominasinya di sepak bola Afrika dengan meraih…