Berita

Mahasiswa Puncak Gelar Aksi di Kantor DPR Papua Tengah, Kasus Mutilasi dan Pendropan TNI Jadi Sorotan Tema

NABIRE, TOMEI.ID | Mahasiswa Kabupaten Puncak se-Indonesia yang diprakarsai tim investigasi dan LBH TKP Papua menggelar aksi demonstrasi Damai di Kantor DPR Papua Tengah, Rabu, (12/2/2025). 

Awalnya massa aksi bergerak menuju kantor DPR Papua Tengah dari asrama Puncak yang terletak di Jalan Jakarta, Karang Mulia, Nabire sekitar pukul 10.30 WIT dengan pengawal ekstra dari kepolisian Nabire.

“Tarik dan menolak pendropan TNI di Kabupaten Puncak dan usut tuntas atau tangkap pelaku pembunuhan terhadap ibu Tarina Murip”, menjadi sorotan hangat dalam aksi demonstrasi tersebut. 

Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Dei Murib dalam orasinya mendesak kepada panglima TNI segara menarik pasukan prajurit TNI dari wilayah Kabupaten Puncak. 

Menurutnya, kehadiran TNI-Polri di Puncak tidak memberikan keselamatan namun justru menciptakan konflik sosial ditengah kehidupan masyarakat. 

“Tuntutan kami jelas bahwa menolak pendropan TNI di Kabupaten Puncak yang terjadi pada tanggal 5-8 Februari 2025 kemarin. Sebab kehadiran mereka itu bukan memberikan keselamatan bagi kami punya orangtua atau warga Papua, tetapi bagaimana keadaan mereka sebaliknya terjadi,”kata Murib usai aksi kepada wartawan, Rabu, (12/2).

Kasus mutilasi  terhadap ibu Tarina Murib telah didorong oleh tim investigasi dan LBH TKP Papua kepada Komnas HAM. Komnas HAM merespons dengan mengeluarkan surat rekomendasi kepada Panglima TNI untuk melakukan investigasi dan usut tuntas namun hingga saat ini belum ada langkah tidak lanjut atas rekomendasi tersebut. 

“Sehingga kami mendesak kepada Panglima TNI segera bentuk tim ad hok atau tim penyelidikan guna untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi Komnas HAM sesuai dengan Undang-Undang yang ada,”tegasnya. 

Sementara Ketua Tim Investigasi, Mus Murib mendesak, DPR Papua Tengah segera membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk menindaklanjuti  rekomendasi yang dilayangkan massa aksi.

“Kami mendesak kepada Bapa Ibu DPR agar segera membentuk Timsus investigasi soal kasus mutilasi dan pendropan prajurit di Kabupaten Puncak. Kami minta DPR Papua juga mendesak panglima TNI dan Kapolda untuk merespon dua kasus yang terjadi di Puncak,”desak Mus Murib.

Berikut adalah tujuh poin tuntutannya : 

1. Tarik kembali pendropan TNI di Kabupaten Puncak dan Intan Jaya.

2. Panglima TNI RI segara tangkap dan adili pelaku pembunuhan Ibu Tarina Murib sesuai dengan surat rekomendasi dari Komnas HAM pertanggal, 10 Oktober 2024, bernomor: 845/PM.00/R/X/2024.

3. Cabut 4 surat ijin petambangan galian C di Kabupaten Puncak.

4. Menolak dengan tegas pemekaran DOB PuncakDamal dan Sinak Timur.

5. DPRD Kabupaten Puncak segera bentuk Pansus untuk mendorong dan mengawal kasus korupsi ibu Tarina Murib, 3 Maret 2023.

6. Segera evaluasi kinerja Dandim Kabupaten Puncak sebab dalam penempatan dan pengiriman TNI sangat berlebihan dan mengganggu sikologi masyarakat dalam aktivitas.

7. Panglima TNI segera tarik pendropan Militer dari wilayah Papua khususnya dari Puncak. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sekda Papua Tengah Soroti Serapan APBD 2026 Baru 33,37 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Plt Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan…

13 menit ago

Serapan APBD Baru 24,22 Persen, Bapperida Papua Tengah Desak OPD Percepat Program

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

49 menit ago

TPNPB Klaim Operasi di Yahukimo, Sebut 8 Warga Ditangkap dan Ternak Tertembak

DEKAI, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim operasi aparat TNI-Polri di Kompleks Braza,…

3 jam ago

IMPPETANG Se-Indonesia Dilantik, DPRD Soroti Absennya Pemkab Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) Se-Indonesia periode 2026–2027 resmi…

3 jam ago

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati, Persembahkan untuk Literasi Papua

KARUBAGA, TOMEI.ID | Intelektual muda Papua, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku…

16 jam ago

Dinsos Papua Pegunungan Siapkan Beras Murah, Mulai Dijual Besok

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan mulai menjual beras murah bagi masyarakat, Kamis…

16 jam ago