Berita

Mahasiswa UNCEN dan Greenpeace Jayapura Kampanyekan Isu Deforestasi Papua Saat Hari Valentine

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih (BEM FKM UNCEN) bersama Greenpeace Base Jayapura menggelar aksi kampanye lingkungan di Abepura, Jayapura, pada Sabtu (14/2/2026).

Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Valentine Sedunia, dengan mengangkat isu kerusakan hutan dan ancaman deforestasi di Tanah Papua, yang dinilai kian masif dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Greenpeace Base Jayapura, Yustina Butu, menyampaikan bahwa momentum Hari Valentine dijadikan ruang kampanye untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya menyangkut krisis ekologis yang terus meningkat.

“Cinta butuh bukti, bukan sekadar janji. Di hari kasih sayang ini, tunjukkan cinta kepada Tanah Papua sebagai ruang hidup yang harus dijaga, bukan dieksploitasi demi kepentingan ekonomi sesaat,” ujar Butu dalam orasinya.

Butu menyoroti ancaman deforestasi yang dinilai terjadi akibat pembukaan lahan berskala besar, termasuk proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya di wilayah Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Menurut Butu, generasi muda Papua memiliki tanggung jawab moral menjaga hutan dan ekosistem sebagai bagian dari warisan kehidupan, demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan bersama.

Di lokasi yang sama, Ketua BEM FMIPA UNCEN, Yoti Loho, juga menegaskan pentingnya perlindungan tanah dan hutan Papua dari eksploitasi berlebihan, yang berpotensi merusak tatanan sosial dan ekologis, serta mengancam hak hidup masyarakat adat.

“Tanah Papua bukan tanah kosong dan bukan milik korporasi. Tanah Papua adalah ruang hidup masyarakat adat yang telah mendiami wilayah ini secara turun-temurun. Karena itu, hutan dan tanah harus dijaga dari segala bentuk eksploitasi,” tegas Yoti Loho.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan sejumlah poster kampanye lingkungan. Salah satu poster bertuliskan, “Tanah Papua Bukan Tanah Kosong,” sebagai pesan kepada publik untuk meningkatkan kesadaran menjaga alam.

Kegiatan kampanye berlangsung damai dan mendapat perhatian masyarakat sekitar, serta berjalan tertib tanpa gangguan aparat keamanan, dengan pengawalan situasi yang tetap kondusif sepenuhnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Paroki K3 Damabagata Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Rp5 Miliar dari Gubernur

DEIYAI, TOMEI.ID | Kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memasuki hari kedua di Kabupaten…

33 menit ago

Gubernur Meki Nawipa Targetkan Sengketa Tapal Batas Kapiraya Tuntas Sebelum Desember

DEIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan sengketa tapal batas Kapiraya yang selama…

5 jam ago

Kunker ke Deiyai, Meki Nawipa Soroti Asrama dan Ekonomi Mama-Mama Papua

DEIYAI, TOMEI.ID | Setelah menuntaskan kunjungan kerja hari pertama di Kabupaten Dogiyai, Gubernur Papua Tengah,…

5 jam ago

Terima Rp500 Juta dan Bantuan Alkes, Maria Clara: Terima Kasih Pak Gubernur

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ucapan terima kasih disampaikan Direktur RSUD Pratama Dogiyai, dr. Maria Clara Giyai,…

19 jam ago

Meki Nawipa di Dogiyai: Politik Selesai, Jangan Palang Pembangunan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta masyarakat Kabupaten Dogiyai menghentikan berbagai tindakan…

19 jam ago

Dari Panen Kacang ke Panen Generasi, Meki Nawipa Mulai Babak Baru Pendidikan Mapia

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ada tempat yang tidak pernah meminta untuk disebut besar dan tidak selalu…

21 jam ago