Berita

Mahasiswa Yahukimo Gelar Konsolidasi Terbuka Menuju Aksi “Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Yahukimo”

DEKAI, TOMEI.ID | Pelajar, Mahasiswa, dan perwakilan masyarakat bersama berbagai elemen sipil di Kabupaten Yahukimo menggelar konsolidasi terbuka di Dekai, pada 2 Januari 2026. Forum tersebut digagas sebagai langkah awal menuju aksi bertajuk “Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Yahukimo”.

Dalam pernyataan sikapnya, para peserta forum menilai bahwa sejak 2019 hingga 2026 situasi sosial, kemanusiaan, dan lingkungan di Yahukimo mengalami peningkatan ancaman serius. Mereka menyebut adanya kondisi yang mengarah pada genosida, ekosida, dan etnosida, sehingga mahasiswa sebagai agent of change mengambil peran untuk mengangkat aspirasi rakyat.

“Melihat situasi yang terus memburuk, kami menilai perlu dibentuk satu front kolektif guna memperjuangkan keselamatan tanah adat dan rakyat sipil Yahukimo,” demikian salah satu poin keputusan forum konsolidasi.

Kamus Bayage, selaku Penanggung Jawab Front Mahasiswa Yahukimo se-Indonesia, menyatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh masyarakat, baik OAP maupun non-OAP untuk bergabung dalam gerakan kolektif melawan ketidakadilan di Yahukimo.

“Kami menegaskan bahwa ancaman terhadap eksistensi rakyat sipil sejak 2019 hingga 2026 berdampak serius pada hak-hak masyarakat. Karena itu, kami menolak segala kebijakan yang dilakukan secara sewenang-wenang dan tidak menjamin perlindungan rakyat sipil,” ujarnya.

Kamus juga menyoroti praktik impunitas yang dinilai masih terjadi di Yahukimo dan mengancam martabat kemanusiaan. Ia berharap seluruh pihak memberikan dukungan untuk bersama-sama menghentikan praktik tersebut.

Senada dengan itu, Appul Kapso Heluka turut mengajak semua elemen masyarakat bergabung dalam front bersama. Menurutnya, aksi yang direncanakan merupakan inisiatif murni mahasiswa dan tidak memiliki afiliasi atau backing dari pihak manapun.

“Aksi ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap situasi nyata yang sedang terjadi di Yahukimo,” tegasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

5 jam ago

Karcis PRF Gratis, Harol Kayame Imbau Penonton Tidak Miras dan Membawa Bahu Politik

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Koordinator Keamanan Papua Reggae Festival (PRF) XI, Harol Christian Doko Kayame,…

6 jam ago

Keberhasilan Pembangunan Papua Tengah Harus Dirasakan Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur…

6 jam ago

Nofit Nawipa: Gimbal dan Kribo Bukan Berarti Kriminal, Itu Identitas Orang Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah (DKPT), Nofit Nawipa, menegaskan bahwa…

6 jam ago

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

17 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

1 hari ago