Berita

Mahasiswa Yalimo di Manokwari Asah Kapasitas Organisasi, Dalami Teknik Persidangan untuk Perkuat Kualitas Forum

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yalimo yang tengah menempuh pendidikan di Manokwari, Papua Barat, memperkuat kapasitas organisasi melalui seminar dasar-dasar persidangan yang digelar di Asrama Mahasiswa Yalimo, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas forum organisasi mahasiswa yang tertib, demokratis, dan berdaya saing, di tengah meningkatnya tuntutan kapasitas kepemimpinan di kalangan mahasiswa Papua di perantauan.

Seminar menghadirkan BP Darman Pahabol, S.Hut sebagai pemateri utama, dengan penanggung jawab kegiatan Imanuel Beni Itlay dari BP Koryal. Kegiatan ini turut didukung oleh Biro Keilmuan dan Penalaran di bawah koordinasi Sadrak Farihon, serta diikuti sekitar 20 peserta yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL).

Dalam pemaparannya, peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai mekanisme persidangan, meliputi tata cara pelaksanaan sidang, aturan forum, teknik interupsi, hingga proses pengambilan keputusan yang demokratis dan terstruktur. Materi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga legitimasi dan kualitas keputusan organisasi.

Pemateri utama, Darman Pahabol, menegaskan bahwa pemahaman terhadap sistem persidangan tidak boleh dipandang sebagai formalitas belaka, melainkan sebagai instrumen utama dalam menentukan arah organisasi.

“Pemahaman persidangan yang baik akan menentukan kualitas jalannya forum serta keputusan yang dihasilkan,” tegas Darman.

Suasana seminar berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif. Peserta aktif mengangkat berbagai persoalan yang kerap muncul dalam praktik organisasi, mulai dari penerapan tata tertib sidang, dinamika interupsi, hingga teknik merumuskan keputusan kolektif yang legitimatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penanggung jawab kegiatan, Imanuel Beni Itlay, menyatakan bahwa seminar ini merupakan bagian dari proses kaderisasi yang berkelanjutan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga matang secara intelektual dan kepemimpinan.

Ia menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan kegiatan serupa guna memperkuat kapasitas berpikir kritis, keterampilan berargumentasi, serta kualitas pengambilan keputusan di dalam forum organisasi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Yalimo di Manokwari diharapkan mampu menjalankan proses persidangan secara tertib, kritis, dan profesional sebagai cerminan kedewasaan berorganisasi, sekaligus memperkuat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan yang berintegritas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Agustinus Pigai Ajak DPR Jalur Otsus di Tanah Papua Bersatu Kawal Hak Masyarakat Adat OAP

DOGIYAI, TOMEI.ID | Wakil Ketua III DPRK Dogiyai dari jalur pengangkatan/Otonomi Khusus (Otsus), Agustinus Pigai,…

8 jam ago

Kunjungi Intan Jaya, Kapolda Papua Tengah: Jangan Pernah Merasa Sendiri

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengingatkan kepada personel TNI-Polri yang…

10 jam ago

Fransina Wakei Resmi Dilantik Pimpin Asrama Putri Nabire di Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fransina Wakei resmi dilantik sebagai pengurus baru Asrama Putri Nabire di Manokwari dalam…

11 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Dorong KONI Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII

WAMENA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia…

11 jam ago

IMPDO Jayapura Perkuat Pembinaan dan Persatuan Mahasiswa Baru Asal Okbab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Distrik Okbab (IMPDO) Kota Studi Jayapura menggelar kegiatan…

12 jam ago

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

1 hari ago