Berita

Media Iran Sebut 291 Tewas dalam Serangan Rudal AS–Israel, Fasilitas Sipil Ikut Hancur

JAYAPURA, TOMEI.ID | Media pemerintah Iran melaporkan sedikitnya 291 orang tewas akibat gelombang serangan rudal dan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).

Salah satu lokasi paling tragis dilaporkan terjadi di Sekolah Dasar Perempuan Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan. Bangunan sekolah runtuh saat kegiatan belajar berlangsung. Laporan awal menyebut sedikitnya 85 orang tewas, sebagian besar murid perempuan, sementara banyak lainnya mengalami luka-luka.

baca juga: Serangan AS–Israel ke Iran Guncang Pasar Minyak, Risiko Lonjakan BBM Hantui Indonesia

Menurut laporan organisasi kemanusiaan nasional yang dikutip media lokal, korban tewas di berbagai provinsi sebelumnya dilaporkan mencapai lebih dari 200 orang dengan ratusan lainnya luka-luka. Perbedaan angka korban masih dimungkinkan seiring proses evakuasi dan pendataan yang terus berlangsung.

Kerusakan Fasilitas Umum

Serangan udara juga merusak sejumlah fasilitas umum dan bangunan penting. Reruntuhan bangunan memperlambat proses evakuasi korban, sementara beberapa kawasan permukiman dan infrastruktur vital dilaporkan terdampak.

Pemerintah Iran mengecam serangan tersebut sebagai tindakan agresi serius. Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan akan melakukan balasan dan menargetkan kepentingan militer Amerika Serikat serta posisi Israel di kawasan Timur Tengah.

Gelombang serangan ini diperkirakan memperbesar eskalasi konflik di kawasan dan meningkatkan risiko konfrontasi militer yang lebih luas.

Pengamat internasional menilai ketegangan yang terus meningkat berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan dan mengganggu stabilitas keamanan regional.

Pantauan tomei.id, gelombang serangan ini diprediksi akan menjadi eskalasi besar dalam konflik yang menelan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta memicu potensi balasan militer karena konflik dan serangan rudal masih berlanjut, memperbesar risiko perang terbuka dan mengguncang stabilitas keamanan kawasan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

10 jam ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

11 jam ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Pemda se-Tanah Papua Bersatu Tangani Karhutla di Papua Selatan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah se-Tanah…

11 jam ago

Thedy Pekei: Seniman Papua Harus Punya Panggung di Tanah Sendiri

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Rasta Kribo Papua, Thedy Pekei, mendorong pemerintah daerah dan…

13 jam ago

Meki Nawipa Siapkan Rp100 Juta untuk Juara Papua Reggae Festival XI, Nabire Dibidik Jadi Tuan Rumah Tahun Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Total hadiah pribadi Rp100 juta rupiah disiapkan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa…

16 jam ago

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

1 hari ago