Berita

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Nabire, Bahas Penguatan Perlindungan HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (MenHAM) RI, Natalius Pigai, tiba di Nabire, Provinsi Papua Tengah, Minggu (16/8/2026), dalam rangka kunjungan kerja untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan serta perlindungan HAM.

Kedatangan Pigai disambut Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, serta para Asisten Sekda Papua Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri HAM dijadwalkan melakukan dialog strategis bersama jajaran Forkopimda Papua Tengah. Dialog ini menjadi bagian penting untuk membahas pelaksanaan, perlindungan, dan pemenuhan HAM di tengah dinamika pembangunan serta berbagai persoalan sosial di Papua Tengah.

Agenda tersebut dinilai sangat penting karena pembangunan di Papua tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga dituntut memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan dengan menghormati hak masyarakat serta prinsip-prinsip HAM.

Kehadiran Menteri HAM juga membuka ruang bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat pengawasan, serta memastikan persoalan HAM di tingkat daerah mendapat perhatian dalam kerangka kebijakan nasional.

Selain agenda dialog, Natalius Pigai dijadwalkan menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (17/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut menempatkan isu HAM sebagai bagian penting dari agenda pemerintahan di Papua Tengah. Penguatan perlindungan HAM diharapkan berjalan seiring dengan pembangunan dan menjadi dasar dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dengan demikian, kunjungan Menteri HAM tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum menguji sejauh mana komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan Papua Tengah berlangsung dengan menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

22 jam ago

HPMY Apresiasi Dukungan Ketua DPRK Yahukimo, Dorong Perhatian terhadap Generasi Muda Tak Berhenti pada Seremoni

PARE, TOMEI.ID | Dukungan terhadap kegiatan pelajar dan mahasiswa dinilai bukan sekadar bantuan untuk menyukseskan…

23 jam ago

Dari Pare, HPMY Dorong Mahasiswa Yahukimo Jadikan Organisasi sebagai Ruang Menempa Pemimpin

PARE, TOMEI.ID | Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) menggelar Seminar Sehari di Pare, Jawa…

23 jam ago

Wakil Rektor III Uncen Buka Penguatan Kapasitas dan Raker BEM 2026–2027, Tekankan Program Berdampak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga Besar Mahasiswa Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)…

23 jam ago

Pendidikan Bukan Sekadar Gedung, Papua Tengah Membutuhkan Sekolah yang Membentuk Manusia

NABIRE, TOMEI.ID | Pendidikan Papua tidak boleh berhenti pada pembangunan ruang kelas, pengadaan fasilitas, atau…

23 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

1 hari ago