Berita

Miris! Asrama Tak Layak Huni, DPRD Intan Jaya Janji Gelontorkan Dana Perbaikan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Intan Jaya yang terletak di Jalan Buper, Waena, Expo, Distrik Heram, Kota Jayapura tak layak huni, DPRK Intan Jaya berjanji siap gelontorkan dana perbaikan di tahun 2026.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Intan Jaya, Titus Kobogau, meninjau langsung kondisi asrama mahasiswa yang memprihatinkan saat menghadiri malam keakraban penerimaan anggota baru Ikatan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (IPMI-J) Kota Studi Jayapura, Sabtu (20/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Kobogau tidak hanya memberikan materi pembekalan, tetapi juga menegaskan DPRD Intan Jaya akan memperjuangkan perbaikan fasilitas asrama melalui anggaran induk tahun 2026.

“Asrama ini besar, bisa menampung banyak mahasiswa, tetapi perabot dan fasilitasnya sangat kurang. Banyak tempat tidur, kursi, hingga ruang pertemuan sudah rusak. Karena itu saya minta pengurus segera membuat proposal resmi dengan dokumentasi lengkap sebelum sidang anggaran induk 2026,” kata Kobogau.

Ia menekankan tanpa adanya proposal resmi, DPRD sulit memperjuangkan alokasi dana untuk perbaikan asrama.

“Proposal harus sudah masuk sebelum Desember. Kalau sudah lewat sidang anggaran, tidak bisa lagi. Saya siap mengawal sampai proses pembahasan,” ujarnya.

Selain menyoroti fasilitas, Kobogau juga berpesan agar mahasiswa tetap fokus pada tujuan utama mereka di Jayapura, yakni menuntut ilmu.

“Adik-adik datang ke sini untuk belajar, bukan untuk hal-hal yang merusak diri. Jangan terjebak mabuk atau kegiatan yang tidak bermanfaat. Hormati senior, jaga kebersamaan, dan gunakan waktu dengan baik,” pesannya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah Intan Jaya saat ini memiliki komitmen besar dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Bupati dan wakil bupati punya jiwa besar untuk meningkatkan SDM. Tinggal bagaimana mahasiswa memanfaatkan peluang ini dengan serius belajar,” ujarnya.

Kegiatan makrab IPMI-J kali ini mengusung tema “Membentuk Generasi yang Berkarakter, Inovatif, dan Berdaya Saing” serta subtema “Melalui Kegiatan Pembekalan Perkenalan ini, Organisasi IPMI-J Mempersiapkan Generasi yang Berjiwa Kepemimpinan untuk Membawa Perubahan Demi Masa Depan Intan Jaya”.

Wakil Ketua DPRD Intan Jaya juga tampil sebagai pemateri dengan judul “Peran Pemerintah Meningkatkan Kualitas SDM”. Ia mengaku merasa terhormat bisa hadir dan membuka kegiatan tersebut. “Puji Tuhan, hari ini pelajar dan mahasiswa Intan Jaya mengundang saya untuk memberikan materi sekaligus membuka kegiatan. Ini penghargaan khusus bagi saya,”kata Kobogau.

Ia berharap kegiatan organisasi mahasiswa, baik seminar, diskusi, maupun pelatihan, bisa menjadi bekal generasi muda Intan Jaya ketika kembali membangun daerah.

“Harapan saya, setelah selesai studi, adik-adik kembali untuk membangun Kabupaten Intan Jaya. Pendidikan adalah kunci perubahan,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Serapan Anggaran Masih Tertinggal, Wali Kota Jayapura Desak OPD Percepat Kinerja dan Perketat Disiplin

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar monitoring meja triwulan I tahun anggaran 2026…

22 menit ago

SRPB Bergerak akan Gelar Aksi Damai Hari ini, Desak Pencabutan PSN dan Tolak Militerisme

MANOKWARI, TOMEI.ID | Solidaritas Rakyat Papua Barat Bergerak di wilayah Manokwari akan menggelar aksi damai…

37 menit ago

Dishub Jayawijaya Bongkar Modus Tengki Modifikasi di APMS Wamena, Diduga Libatkan Oknum Anggota

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayawijaya membongkar praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM)…

14 jam ago

10 Warisan Budaya Dogiyai Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Daftar Lengkapnya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) mempercepat langkah strategis…

1 hari ago

Wajib! Disbudpar Ajak ASN Dogiyai Gunakan Batik Khas sebagai Identitas Budaya Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) secara tegas…

1 hari ago

Aktivis HAM Selpius Bobii Bongkar “Benang Merah” Kasus Dogiyai, Soroti Dugaan Keterlibatan Aparat

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis HAM Papua, Selpius Bobii, mengungkap dugaan “benang merah” dalam kasus kematian…

1 hari ago