Berita

Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi” di Manokwari: Mahasiswa Pegunungan Tengah Gaungkan Kesadaran atas Realita Pahit di Tanah Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puluhan mahasiswa asal Pegunungan Tengah yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi di Asrama Mahasiswa Puncak, Manokwari, Senin (22/6/2026), pukul 06.00 hingga 10.00 WIT.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi mahasiswa di tengah euforia aktivitas luar kampus, dengan pemutaran film dokumenter Pesta Babi yang sebelumnya telah tayang di kanal YouTube resmi Redaksi Jubi. Film tersebut kemudian dijadikan bahan diskusi untuk membedah realitas sosial yang dialami masyarakat Papua, khususnya di wilayah Pegunungan Tengah.

Sejak awal kegiatan, forum dibuka dengan doa oleh Darius yang juga bertindak sebagai moderator. Ia memberikan pengantar terkait konteks film serta pentingnya pembacaan kritis terhadap persoalan sosial-politik yang diangkat. Diskusi menghadirkan dua pemateri, yakni Yenuson Rumakew dan Paskalis Haluk, sebelum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi terbuka.

Dalam pemaparannya, Yenuson Rumakew menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai motor kesadaran kritis dalam merespons berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat Papua. Ia mengajak peserta untuk tetap konsisten menyuarakan isu-isu yang dianggap berkaitan dengan kepentingan masyarakat adat.

Sementara itu, Paskalis Haluk memaparkan perspektif hak asasi manusia (HAM) yang menurutnya turut menjadi sorotan dalam diskusi film tersebut. Ia juga menyinggung adanya tantangan dalam penyebaran film di sejumlah wilayah, namun menilai karya tersebut telah membuka ruang kesadaran publik dan mendorong solidaritas terhadap kelompok terdampak.

Salah satu peserta, Deprianus Tagi, mengaku tersentuh setelah menyaksikan film tersebut untuk pertama kalinya.

“Realita ini menjadi jarum yang menusuk tubuh saya. Mereka datang dan mencuri hak serta kekayaan alam orang Papua tanpa perlindungan hukum. Saya melihat dalam film itu bukan sekadar cerita, tapi ini benar-benar nyata,” ujarnya.

Ketua IMPT, Nando Kayame, menyatakan bahwa kegiatan nobar dan diskusi tersebut menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk membaca ulang realitas sosial di Tanah Papua. Ia menilai kegiatan ini juga relevan dengan momentum penerimaan mahasiswa baru.

“Momen ini sangat tepat bersamaan dengan penerimaan calon mahasiswa baru, sehingga manfaatnya semakin terasa. Kami mengapresiasi biro terkait dan menegaskan bahwa program semacam ini harus menjadi bagian dari agenda kepengurusan ke depan,” tegas Nando.

Sementara itu, Sela selaku perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah dirancang dengan menghadirkan sejumlah pemateri, meskipun sebagian tidak dapat hadir karena alasan tertentu. Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta seruan solidaritas dari peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian diskusi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

16 jam ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

22 jam ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

23 jam ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

23 jam ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

1 hari ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

1 hari ago