Berita

Operasi Militer Indonesia di Tembagapura: Tiga Warga Sipil Tewas, Ribuan Mengungsi, dan Tangkapan Massal

TIMIKA, TOMEI.ID | Aparat militer (TNI) melancarkan operasi militer di area pertambangan PT. Freeport McMoRan di Tembagapura, Papua Tengah, yang mengakibatkan tiga warga sipil tewas ditembak dan sejumlah warga lainnya terluka.

Selain itu, lebih dari seribu warga sipil dilaporkan mengungsi dari kampung mereka, sementara enam orang dewasa, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, ditangkap dan dibawa ke markas militer.

Menurut laporan dari PIS TPNPB yang diterima oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, operasi dimulai sekitar pukul 12.00 dan berlanjut hingga malam hari. Dalam insiden ini, sejumlah warga sipil ditangkap atas tuduhan yang tidak berdasar, salah satunya terkait dengan pendulangan emas di sekitar areal PT. Freeport McMoRan.

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB, mengutuk keras tindakan tersebut dan menyerukan agar operasi militer segera dihentikan karena dinilai brutal, tidak manusiawi, melanggar hukum.

“Kami menuntut agar penangkapan, penembakan, dan penyiksaan terhadap warga sipil, termasuk anak-anak, dihentikan. Jika aparat ingin menangkap anggota TPNPB, aparat dapat melakukannya di markas kami,” tegas Sebby Sambom dalam konferensi pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang diterima tomei.id, Selasa (3/3/2026).

Selain itu, KOMNAS TPNPB meminta PBB dan lembaga internasional untuk memberikan sanksi terhadap Pemerintah Indonesia atas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Tembagapura.

“Kami juga menolak eksploitasi sumber daya alam Papua oleh PT. Freeport McMoRan yang dilakukan tanpa melibatkan masyarakat adat Papua,” tambahnya.

Kejadian ini menggambarkan betapa buruknya kondisi kemanusiaan di Papua, yang semakin diperburuk oleh keberadaan PT. Freeport McMoRan yang beroperasi secara sepihak tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat lokal.

Situasi di Tembagapura hingga saat ini belum membaik. Warga sipil yang mengungsi masih menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan. Mereka terpaksa hidup dalam keterbatasan, dengan banyak yang belum mendapatkan akses bantuan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat berlindung yang layak.

Kekerasan yang terus berlanjut dan ketidakpastian yang melingkupi wilayah tersebut semakin memperburuk keadaan, meninggalkan trauma mendalam bagi warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia, yang terjebak dalam konflik ini.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Informasi ini disampaikan secara independen dari siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, dan redaksi tomei.id akan terus memperbarui perkembangan situasi secara berkala secara faktual, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Dorong RRI Perkuat Suara Masyarakat dan Jaga Kepercayaan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memperkuat perannya…

2 jam ago

Deinas Geley: Delapan Kabupaten Harus Dapat Kesempatan dalam Pembinaan Sepak Bola

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan tata kelola PSSI Papua Tengah…

3 jam ago

Dogiyai Beri 67 Ribu Suara, Meki Nawipa: Saya Balas dengan Pembangunan, Bukan Uang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan dukungan politik masyarakat Kabupaten Dogiyai tidak…

3 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Jangan Miras dan Makan Pinang di Tempat Sakral, Jaga Warisan Leluhur Meeuwo

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta masyarakat Kabupaten Dogiyai menjaga tempat-tempat yang…

3 jam ago

Wagub Deinas Geley Dorong Wartawan Ukir Ribuan Kata untuk Papua

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong wartawan di Paniai terus bekerja…

24 jam ago

IDI Papua Tengah 2025 Capai 59,24, Ukkas Dorong RAD Demokrasi Lebih Terukur

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui penyusunan Rencana…

24 jam ago