Berita

P2MMDK Jayapura Gelar Penguatan Kapasitas dan Seminar, Tekankan Pentingnya Iman di Era 5.0

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persekutuan Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Distrik Korupun (P2MMDK) Jayapura menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas dan Seminar Sehari di Asrama Korupun, Padan Bulan Abepura, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah awal kepengurusan periode 2025–2027 dalam menata arah organisasi.

Dengan mengusung tema “Apa Itu Tantangan Utama di Era 5.0 dan Bagaimana Cara Menghidupinya, Dasar Iman Kristus”, seminar tersebut dirancang sebagai fondasi kepemimpinan.

Ketua P2MMDK, Isak Busup, menegaskan bahwa penguatan kapasitas di awal periode bukan sekadar seremonial, melainkan strategi agar roda organisasi bergerak dengan visi yang jelas, responsif terhadap zaman, sekaligus berlandaskan iman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun karakter mahasiswa yang spiritual dan berdaya saing, sehingga dapat menopang kepemimpinan selama periode kepengurusan,” ujarnya.

Dua narasumber dihadirkan. Andeas Dapla, memaparkan pentingnya mahasiswa Distrik Korupun memiliki iman yang kuat secara moral dan spiritual, sekaligus menjaga moralitas di tengah derasnya arus pergaulan era 5.0.

Sementara itu, aktivis kemanusiaan Ronal Mirin menyoroti dinamika Papua, mengingatkan generasi muda agar lebih peka terhadap realitas sosial yang tengah berlangsung di tanah leluhur mereka.

“Generasi Papua, khususnya mahasiswa Distrik Korupun, harus sadar dan peka terhadap dinamika yang sedang terjadi di Papua,” tegas Ronal.

Harapan juga datang dari Atim Sub, perwakilan senior sekaligus penasihat P2MMDK, yang menekankan pentingnya dukungan lintas generasi dalam memperkuat organisasi.

“Keterlibatan senior adalah dorongan bagi mahasiswa untuk terus aktif dalam pengembangan organisasi,” katanya.

Apresiasi turut disampaikan oleh perwakilan perempuan Distrik Korupun, Yuliance Yalak, S.Km. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif yang memberi motivasi bagi mahasiswa Korupun yang menempuh studi di Jayapura.

Menutup kegiatan, Isak Busup menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Semoga penguatan kapasitas ini menjadi dasar yang kokoh bagi kepengurusan periode 2025–2027 dalam mengabdi bagi mahasiswa dan masyarakat Distrik Korupun,” tandasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

30 detik ago

“Kami Bukan DPO di Negeri Sendiri” Mahasiswa Mimika Tuntut Keadilan atas Penembakan Warga Sipil di Tembagapura

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kemarahan dan duka masyarakat Papua kembali pecah di Kota Jayapura. Ikatan Pelajar…

8 menit ago

Mahasiswa Paniai di Manokwari Tolak DOB dan Tambang, Sebut Ancam Tanah Adat serta Masa Depan Papua Tengah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia asal Kabupaten Paniai Kota Studi Manokwari menyatakan penolakan tegas…

4 jam ago

Duka di Dekai: Dua Anggota TPNPB Yahukimo Dilaporkan Gugur, TPNPB Klaim Tembak Aparat Militer dalam Serangan Balasan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Situasi konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali memanas. Manajemen Markas…

4 jam ago

Mahasiswa Paniai di Manokwari Tolak DOB, Sebut Sarat Kepentingan Elite dan Ancam Aksi Massa Besar

MANOKWARI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia asal Kabupaten Paniai Kota Studi Manokwari menyatakan penolakan tegas…

4 jam ago

Delapan Korwil IMPT Manokwari Serukan Damai untuk Wamena: “Konflik Ini Sudah Jadi Krisis Kemanusiaan”

MANOKWARI, TOMEI.ID | Delapan Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Kota Studi Manokwari…

18 jam ago