Berita

Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua Resmi Dikukuhkan, Pemprov Papua Tengah Dorong Harmoni Sosial dan Kolaborasi Pembangunan Inklusif

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus wilayah Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua serta pengurus cabang di lima provinsi, Papua, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan untuk masa bakti 2025–2030 yang digelar di Nabire, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persaudaraan lintas budaya, serta mendorong percepatan pembangunan daerah secara inklusif dan berkelanjutan di wilayah Papua.

Mewakili pemerintah daerah, Asisten II Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik, sekaligus menegaskan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat luas.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus. Amanah ini harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat secara profesional, transparan, akuntabel, responsif, efektif, efisien, inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Paguyuban Pasundan tidak hanya berfungsi sebagai organisasi berbasis kedaerahan, tetapi juga sebagai wadah pemersatu nilai-nilai budaya, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong. Nilai filosofi silih asih, silih asah, dan silih asuh dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Papua yang menjunjung tinggi persaudaraan dalam keberagaman.

Dalam konteks kehidupan sosial di Tanah Papua yang plural, Viktor menekankan bahwa perbedaan suku, budaya, bahasa, dan latar belakang bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang lebih maju, damai, dan sejahtera secara kolektif.

“Keberagaman adalah kekuatan. Kita dipersatukan oleh tujuan bersama untuk membangun Papua yang harmonis, maju, dan berkeadilan, inklusif, berdaya saing, berkelanjutan, sejahtera, mandiri, demokratis, adaptif, dan berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai keberadaan Paguyuban Pasundan di lima provinsi Papua memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi sosial, penguat harmoni antarwarga, serta mitra aktif pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mewujudkan pembangunan yang adil, berdaya saing, dan berkelanjutan, pemerintah mendorong organisasi kemasyarakatan untuk berkontribusi nyata melalui penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kolaborasi yang kuat antar seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam memastikan pembangunan berjalan inklusif, merata, dan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga soliditas internal, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah dan masyarakat.

“Pengurus yang baru diharapkan mampu menjaga kekompakan organisasi, membangun sinergi, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” harapnya.

Menutup sambutannya, Viktor Fun mengajak seluruh pengurus menjadikan Paguyuban Pasundan sebagai rumah bersama yang inklusif untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan Papua Tengah sebagai rumah bersama yang damai, harmonis, produktif, dan penuh harapan menuju masa depan yang lebih baik, berkelanjutan, adil, inklusif, maju, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Panitia Matangkan Agenda Sidang Sinode Wilayah Yamewah Ke-IX, Syukuran Kantor Klasis Digelar 15 September

YAHATMA, TOMEI.ID | Panitia Sidang Sinode Wilayah Yamewah Ke-IX Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) mematangkan…

8 jam ago

Posko Peduli Kemanusiaan NTT di UNIPA Tutup Donasi Uang, Pakaian dan Obat Masih Dibuka

MANOKWARI, TOMEI.ID PAPUA BARAT | Posko Peduli Kemanusiaan untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur…

9 jam ago

Pasar Sentral Bintuni Jadi Ruang Warga Kembangkan Usaha Kuliner

TELUK BINTUNI, TOMEI.ID | Aktivitas perdagangan di Pasar Sentral Bintuni tidak hanya menjadi ruang transaksi…

9 jam ago

HUT ke-78 Polwan, Gubernur Papua Barat Apresiasi Pengabdian Polisi Wanita

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Polisi Wanita (Polwan)…

9 jam ago

BERITA FOTO: EPPD Papua Tengah Didorong Jadi Peta Jalan Perbaikan Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marthen…

9 jam ago

Pdt. Yulianus Anouw Dorong Pemuda Kingmi Efata Teguh dalam Iman di Tengah Tantangan Zaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemuda dan pemudi Jemaat Kingmi Efata, Klasis Nabire Koordinator Teluk Cenderawasih, didorong…

1 hari ago