Berita

Setengah Abad Tauboria: Dies Natalis ke-50 Tegaskan Iman, Solidaritas, dan Seruan Kepedulian Alumni

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria merayakan Dies Natalis ke-50 dengan penuh makna spiritual dan refleksi kebersamaan di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/4/2026).

Momentum emas ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga penegasan kembali nilai iman, solidaritas, dan komitmen pembinaan generasi muda Katolik di Tanah Papua.

Perayaan puncak diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Pastor Yan Douw, dilanjutkan laporan panitia, sambutan, serta ramah tamah yang diisi pertunjukan seni seperti musik akustik dan vokal grup.

Rangkaian acara berlangsung khidmat sekaligus hangat, mencerminkan kekeluargaan yang telah terbangun selama lima dekade perjalanan asrama.

Dalam homilinya, Pastor Yan Douw menegaskan bahwa setiap umat dipanggil untuk hidup dalam kesatuan melalui baptisan dan karya Roh Kudus, dengan Kristus sebagai pusat kehidupan. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, pendidikan, dan gereja sebagai pilar utama dalam membentuk karakter, integritas, serta kedewasaan iman generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua panitia Dies Natalis, Jonathan Mani Turot, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan sejak Juni 2025 melalui berbagai upaya, termasuk penggalangan dana dan koordinasi lintas pihak.
Namun demikian, ia menyoroti masih minimnya partisipasi sebagian alumni yang telah diundang secara resmi.

“Kami menyayangkan ada alumni yang tidak hadir maupun berkontribusi, padahal asrama ini pernah menjadi tempat mereka dibina. Namun kami juga bersyukur atas kehadiran alumni yang tetap peduli dan datang mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asrama, Fransiskus Arnoldus Tenau, menegaskan bahwa kehidupan di asrama dibangun di atas fondasi kekeluargaan yang kuat meskipun dihuni mahasiswa dari berbagai latar belakang daerah di Papua. Ia menilai dinamika perbedaan merupakan bagian dari proses pembelajaran, sementara persaudaraan menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni bersama.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras panitia yang tetap solid dan konsisten menyelenggarakan kegiatan, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan dukungan dan tantangan internal organisasi.

“Dengan semangat dan komitmen panitia, Dies Natalis ke-50 ini dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan penuh makna,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fransiskus berharap Asrama Tauboria dapat terus berkembang sebagai pusat pembinaan karakter dan iman, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Papua.

Ia juga mengajak seluruh alumni untuk meningkatkan kepedulian dan keterlibatan, tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga kehadiran, perhatian, serta dukungan moral bagi adik-adik mahasiswa yang sedang menjalani proses pembinaan.

“Kami berharap alumni dapat hadir, berbagi pengalaman, dan memperkuat ikatan kekeluargaan. Kehadiran itu sendiri sudah menjadi dukungan yang sangat berarti bagi kami,” tegasnya.

Diketahui, hingga saat ini Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria masih berada di bawah naungan gereja, namun dalam beberapa tahun terakhir penghuni mengaku belum menerima dukungan optimal dari pihak keuskupan, sehingga diperlukan perhatian lebih serius dari para pemangku kepentingan.

Perayaan Dies Natalis ke-50 ini menjadi tonggak reflektif atas perjalanan panjang asrama dalam membina generasi muda, sekaligus memperkuat nilai-nilai iman, persaudaraan, solidaritas, serta komitmen kolektif untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Tanah Papua secara berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMYAL Manokwari Tak Kirim Delegasi MUSORMA HMKY VII, Soroti Tata Kelola dan Partisipasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Kota Studi Manokwari menyatakan tidak mengirimkan delegasi dalam…

11 jam ago

Lima Tahun Menunggu, Marga Ateta Tahan Kunci Kendaraan Genting Oil

BINTUNI, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran hak wilayah adat kembali menjadi perhatian di Kampung Forada, Distrik…

11 jam ago

Dinas Pendidikan Papua Tengah Perkuat Tenaga MAPEGA, Atasi Kekurangan Guru di Wilayah 3T

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah memperkuat kapasitas tenaga MAPEGA Guru…

11 jam ago

Kepala Suku Besar Kamoro Siap Turun ke Kapiraya, Rangkul Mee dan Kamoro Selesaikan Batas Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar Kamoro, Yohanis Boyau, menyatakan siap turun langsung ke Kapiraya…

12 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Atlet Pelajar Disabilitas Jangan Minder, Tunjukkan Kemampuan di PEPARDA

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam pembukaan PEPARDA perdana, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan pentingnya keberanian,…

12 jam ago

Hari Kedua Penguatan Kapasitas MAPEGA Nabire, Nurhaidah Soroti Kekurangan Guru di Daerah 3T

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, memperkuat kapasitas tenaga MAPEGA guru daerah tertinggal,…

13 jam ago