Berita

Papua Tahan Eksekusi WFH, Christian Sohilait Tegaskan Tunggu Regulasi Pusat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua belum akan mengeksekusi kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebelum adanya regulasi resmi dari pemerintah pusat, menandai sikap kehati-hatian daerah dalam merespons agenda efisiensi energi nasional.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih menunggu payung hukum yang jelas agar implementasinya tidak menimbulkan ketidaksinkronan di daerah.

“Kita sedang menunggu peraturan pemerintah yang akan dikeluarkan secara resmi dan menyeluruh. Setelah itu baru kita sesuaikan di daerah,” ujar Christian di Jayapura, Kamis (26/3/2026).

Meski belum diterapkan, Pemprov Papua mulai melakukan kajian awal secara komprehensif dan terukur untuk mengukur efektivitas kebijakan tersebut, khususnya dalam menekan konsumsi energi secara signifikan.

“Kalau satu hari bekerja dari rumah, kita hitung secara detail berapa banyak BBM dan listrik yang bisa dihemat secara nyata,” katanya.

Christian menegaskan, skema WFH bukan sekadar kebijakan administratif yang bersifat teknis semata, tetapi berpotensi membawa dampak luas terhadap berbagai sektor strategis di daerah.

“Ini bukan hanya pemerintah, tetapi bisa berimbas secara langsung ke berbagai sektor termasuk sekolah dan layanan publik lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan dalam implementasi kebijakan ini, terutama terkait ketersediaan jaringan komunikasi di wilayah dengan akses terbatas.

Wacana penerapan WFH sebagai bagian dari strategi efisiensi energi sebelumnya mengemuka dalam forum nasional, seiring meningkatnya tekanan global terhadap konsumsi energi.

Pemprov Papua menegaskan akan tetap mengikuti arah kebijakan pemerintah pusat dengan pendekatan adaptif, mempertimbangkan kondisi riil daerah agar implementasi berjalan efektif, terukur, dan tidak kontraproduktif. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kekeringan Ekstrem Melanda Kuyawagi, HIPMI Papua Pegunungan Serukan Bantuan Kemanusiaan

WAMENA, TOMEI.ID | Kekeringan ekstrem melanda kawasan Kuyawagi dan sejumlah wilayah sekitarnya di Papua Pegunungan…

43 menit ago

Definisi OAP Dibahas Kemendagri, Akia Wenda: Jangan Politisir Hak Orang Asli Papua

JAKARTA, TOMEI.ID | Pendefinisian dan pemaknaan Orang Asli Papua (OAP) kembali menjadi pembahasan pemerintah, Direktorat…

48 menit ago

Anggota DPR Papua Tengah Apresiasi Bantuan Gubernur Meki Rp5 Miliar untuk Gereja Damabagata

DEIYAI, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Tengah, Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Deiyai, Maximus Takimai, mengapresiasi…

1 jam ago

HUT Asrama Yalimo di Manokwari Teguhkan Persatuan Mahasiswa: “Satu Asrama, Satu Tujuan”

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Yalimo di Kota Studi Manokwari memperkuat persatuan dan solidaritas melalui ibadah…

2 jam ago

APINDO Dogiyai Dorong Kolaborasi, Program Pembangunan Pemprov Jangan Berhenti di Seremoni

DOGIYAI, TOMEI.ID | Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai mendorong seluruh elemen daerah memperkuat dukungan…

2 jam ago

15 Puskesmas di Dogiyai Jalankan CKG, Dinkes Pantau Layanan Kesehatan Gratis

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dogiyai menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi…

2 jam ago