Berita

Papua Tengah Gunakan Aplikasi RENBUT Petakan Kebutuhan Nakes

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana menggelar kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2025 yang melibatkan seluruh kabupaten di wilayah provinsi ini.

Kegiatan ini berlangsung di Aula RRI Nabire pada 23–25 Juli 2025, dan dihadiri oleh perwakilan dinas kesehatan dari delapan kabupaten se-Papua Tengah.

baca juga : Gubernur Meki Ajak Semua Pihak Wujudkan Pemerintahan Bersih hingga Tingkat Desa

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Yohanes Tebai, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan kekurangan tenaga kesehatan di delapan kabupaten melalui sistem aplikasi RENBUT (Rencana Kebutuhan), guna memperkuat pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

“Jadi, kita turunkan data dan petakan tenaga kesehatan yang belum tersedia di daerah. Untuk itu, kita gunakan aplikasi RENBUT yang dapat membantu dalam menyusun rencana kebutuhan berbasis data,” jelas dr. Yohanes Tebai.

baca juga : TP PKK Pusat Kunker ke Nabire, Nurhaidah : Kehormatan Besar

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyentuh hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten dalam menyusun dan melaporkan kekurangan tenaga kesehatan kepada pimpinan daerah.

“Setelah mengetahui kekurangan tenaga kesehatan, para kepala dinas harus segera mengadvokasi kepada bupati. Jangan hanya diam. Data ini harus dijadikan dasar dalam perencanaan daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat membangun perencanaan SDM kesehatan yang lebih terstruktur, responsif, dan tepat sasaran demi pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sebby Sambom Minta Prabowo Hentikan Keterlibatan Militer dalam Layanan Medis di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, mendesak pemerintah…

10 jam ago

Cap Go Meh 2026 di Nabire Resmi Dibuka, Pemprov Tegaskan Tegaskan Harmoni di Tengah Keberagaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmen menjaga harmoni sosial melalui pembukaan…

10 jam ago

Persipura Wajib Bangkit! RD Minta Pemain Main Lepas Hadapi PSIS

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura dihadapkan pada laga krusial saat menjamu PSIS Semarang pada pekan…

11 jam ago

Gubernur Papua Tengah Tinjau Langsung Puncak Jaya, Pemprov Tanggung Biaya Kesehatan Korban

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley meninjau langsung…

16 jam ago

BERITA FOTO: Meki Nawipa dan Deians Geley Pastikan Langsung di Lapangan! Uji Fakta Dugaan Korban Sipil di Mulia

MULIA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakilnya, Deinas Geley turun langsung ke…

17 jam ago

Mahasiswa UM Papua Soroti Dugaan Korban Sipil di Puncak, Serukan Penghentian Operasi Militer dan Investigasi Independen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Universitas Muhammadiyah Papua…

19 jam ago