Berita

Papua Tengah Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Catat Sejarah Perdana sebagai DOB

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah secara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 dalam seremoni yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama Nabire, Senin (15/6/2026).

Keikutsertaan Papua Tengah pada ajang Pesparawi Nasional tahun ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak terbentuk sebagai daerah otonomi baru (DOB), Papua Tengah mengirimkan kontingennya untuk berkompetisi sekaligus membawa identitas daerah di tingkat nasional.

Kontingen Papua Tengah terdiri atas peserta dari Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Puncak yang akan berlaga pada 12 kategori lomba paduan suara dan vokal grup dalam Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan eksistensi Papua Tengah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan persaudaraan antarumat Kristiani.

“Pesparawi adalah wadah persatuan bagi umat gerejawi yang ada di Tanah Papua untuk memuliakan Tuhan melalui puji-pujian dan penyembahan,” ujar Deinas Geley.

Menurutnya, para peserta diharapkan menjadikan Pesparawi sebagai sarana menghadirkan kasih, damai sejahtera, dan penghargaan terhadap sesama. Mereka tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa kesaksian iman yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Papua.

“Melalui Pesparawi ini, bukan sekedar membawa nama daerah, tapi juga membawa kesaksian dan kemuliaan Tuhan di Tanah Papua,” ujarnya.

Deinas juga mengingatkan seluruh peserta, pelatih, dan pendamping agar menjalani setiap tahapan kompetisi dengan semangat pelayanan, disiplin, kerendahan hati, serta tanggung jawab sebagai duta daerah dan duta gereja.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Papua Tengah tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas karakter, moral, dan kehidupan spiritual masyarakat.

“Pembangunan dan kemajuan Papua Tengah tidak hanya diukur dari fisik dan ekonomi, tetapi juga iman, karakter moral, dan kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan seperti Pesparawi memiliki makna yang sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Tengah, Silwanus Sumule, mengatakan seluruh rangkaian persiapan telah dilakukan sejak jauh hari sehingga kontingen Papua Tengah siap mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Puji Tuhan, persiapan sudah dilakukan cukup lama dan hari ini secara resmi peserta telah dilepas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah,” ujarnya.

Silwanus menjelaskan, jumlah kontingen yang akan diberangkatkan mencapai lebih dari 300 orang yang terdiri atas peserta, pelatih, ofisial, dan tenaga pendamping. Keberangkatan dilakukan melalui jalur udara maupun laut sesuai daerah asal masing-masing peserta.

Peserta dari Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak dijadwalkan bertolak pada 17 Juni 2026 untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan dibuka secara resmi pada 20 Juni 2026 di Manokwari.

“Kami siap menyukseskan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari dan berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Papua Tengah,” kata Silwanus.

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, dan pelayanan generasi muda melalui seni paduan suara gerejawi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPR Papua Tengah Desak Kapolda Jelaskan Perkembangan Kasus Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, meminta Kapolda Papua Tengah…

15 jam ago

KADIN Dogiyai Dorong Kopi Kembali Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, mendorong masyarakat…

16 jam ago

IPMADO Tuding Eks Kapolres Dogiyai Yocbeth Mince Mayor Otak Pembunuhan Juventus Edowai

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menuding mantan Kapolres…

16 jam ago

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

2 hari ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

2 hari ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

2 hari ago