Berita

Paroki Kristus Jaya Komopa Jadi Tuan Rumah MUSPAS Mee VIII, Targetkan 6.000 Peserta

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam rangka penguatan konsolidasi iman umat Katolik, Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musyawarah Pastoral (MUSPAS) Mee ke-8 yang akan digelar pada 2–9 Februari 2026 mendatang secara terpusat dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menargetkan kehadiran sekitar 6.000 peserta dari berbagai wilayah di Keuskupan Timika yang akan diselenggarakan di Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah dengan melibatkan seluruh unsur gerejawi dan umat.

baca juga: Bupati Paniai Dukung Muspasmee VIII, Paroki Kristus Jaya Komopa Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Gereja

MUSPAS Mee ke-VIII merupakan forum pastoral umat Katolik suku Mee yang bersifat strategis, sekaligus menjadi momentum konsolidasi iman, penguatan jati diri umat, dan perayaan kebersamaan yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal serta mempererat persatuan lintas wilayah dan generasi umat.

Ketua Panitia MUSPAS Mee VIII, Yunus Kadepa, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah dimulai sejak tahun 2025. Panitia bersama umat secara bertahap menyiapkan infrastruktur, sarana pendukung, serta kesiapan pelayanan di seluruh struktur gerejawi, mulai dari tingkat paroki hingga komunitas basis (Kombas).

baca juga: Bupati Paniai Dukung Muspasmee VIII, Paroki Kristus Jaya Komopa Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Gereja

“Kami mempersiapkan tata lingkungan, pembangunan fasilitas pendukung, serta kesiapan umat di empat wilayah, sebelas stasi, dan dua puluh empat Kombas untuk menyambut peserta dari tiga dekenat serta dua dekenat tamu. Secara keseluruhan, ada lima dekenat yang dipastikan hadir,” ujar Yunus Kadepa kepada tomei.id, Sabtu (24/1/2026).

Panitia menargetkan kehadiran sekitar 6.000 peserta. MUSPAS Mee VIII mengusung tema “Iya-Iya Akatiyake” dengan subtema “Koya Kou Ani You Ma Ida Awii Maa”, yang menegaskan semangat kebersamaan, kesatuan iman, serta penguatan identitas umat Mee dalam kehidupan menggereja.

Menurut Yunus, panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan menjunjung tinggi prinsip keamanan, ketertiban, dan persaudaraan selama kegiatan berlangsung sesuai pedoman gerejawi dan ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pesta iman Katolik dalam nuansa adat suku Mee. Kami menyambut seluruh peserta dengan penuh sukacita dan memastikan pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan pelayanan gerejawi,” katanya.

MUSPAS Mee VIII dijadwalkan dihadiri Uskup Keuskupan Timika, para pastor, Dewan Pastoral, serta para pewarta. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan delapan pemerintah kabupaten, dengan keterlibatan aktif sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sebagai tuan rumah, umat Katolik se-Meuwo Paniai menyatakan kesiapan menyambut peserta dari tujuh kabupaten lain di wilayah Keuskupan Timika. Kehadiran para peserta dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan iman umat Mee.

“Kami ingin menegaskan harga diri suku Mee dalam Gereja Katolik, sekaligus memperkuat fondasi sejarah perjuangan iman umat Mee dalam kehidupan menggereja, secara berkelanjutan lintas generasi dan wilayah umat,” tambah Yunus.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan hingga wilayah tapal batas Atotiki sampai Kegata, panitia memastikan Paroki Kristus Jaya Komopa siap menjadi pusat persaudaraan, pelayanan, dan kedamaian umat selama perhelatan MUSPAS Mee VIII berlangsung.

Menutup keterangannya, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, secara khusus kepada Bupati Paniai beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Paniai atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

BERITA FOTO: IFRC 2026 di Timika, 17 Tim Uji Keterampilan dan Kesiapsiagaan Penyelamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 170 peserta yang tergabung dalam 17 tim dari 16 perusahaan mengikuti…

17 jam ago

IFRC 2026 di Timika, Meki Nawipa Dorong Penguatan Budaya Keselamatan di Papua

TIMIKA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan pentingnya memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan…

17 jam ago

15 Tahun Berjualan dari Jalan ke Jalan, Nurhana Yarinap Kini Buka Toko Rasta Nindy Papua di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Air mata Nurhana Yarinap tak terbendung saat mengenang perjalanan 15 tahun membangun…

2 hari ago

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan…

2 hari ago

Bahu Jalan dan Trotoar di Jalan Pepera Nabire Alih Fungsi Jadi Lahan Parkir

NABIRE, TOMEI.ID | Bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

2 hari ago

180 Mahasiswa Ikuti Yudisium STAK Nabire, Lulusan Diharapkan Aktif Membangun Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 180 mahasiswa mengikuti yudisium angkatan ke-13 Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK)…

2 hari ago