Berita

Pasokan Menipis, Harga Sirih di Pasar Sanggeng Tembus Rp700 Ribu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Harga sirih di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melonjak hingga Rp700.000 per kilogram di tengah menipisnya pasokan dan berkurangnya jumlah pedagang yang masih menjual komoditas tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di Pasar Sanggeng, hanya sekitar empat stan yang masih menyediakan sirih. Sejumlah pedagang lainnya memilih menjual pinang tanpa sirih karena pasokan yang tersedia semakin terbatas.

Kenaikan harga tersebut terasa hingga tingkat eceran. Sirih kini dijual sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk tiga buah, sedangkan harga setengah kilogram mencapai Rp350.000 dan seperempat kilogram sekitar Rp125.000.

Salah seorang pedagang di Pasar Sanggeng membenarkan kenaikan harga tersebut. Menurutnya, harga sirih mengalami peningkatan secara bertahap dalam sebulan terakhir dan kini mencapai titik tertinggi dibandingkan harga sebelumnya.

“Sekarang harga sirih sudah Rp700.000 per kilogram. Setengah kilo Rp350.000 dan seperempat Rp125.000,” kata Sanggeng kepada tomei.id di lokasi, Selasa (15/9/2026).

Pedagang tersebut menjelaskan, harga sirih pada Juli 2026 masih berada di kisaran Rp300.000 per kilogram. Harga kemudian meningkat menjadi sekitar Rp500.000 seiring berkurangnya pasokan di tingkat pedagang.

“Satu minggu yang lalu naik lagi Rp500.000 sampai Rp600.000 dan saat ini harga Rp700.000,” ujarnya.

Pasokan dari Jayapura Disebut Terbatas
Kenaikan harga sirih disebut berkaitan dengan berkurangnya pasokan akibat kondisi musim kemarau.

Selain itu, di tengah pedagang dan masyarakat beredar informasi mengenai dugaan pembatasan pengiriman sirih dari Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menuju Manokwari.

Seorang warga yang ditemui di salah satu pondok pinang di kawasan Pasir Putih, Manokwari, mengaitkan terbatasnya pengiriman tersebut dengan informasi dugaan penyelundupan ganja yang disebut terjadi dalam pengiriman sirih dari Jayapura.

“Pengiriman sirih saat ini dibatasi karena saya dengar ada temuan penyelundupan ganja di dalam sirih saat pengiriman dari Jayapura ke Manokwari,” katanya.

Namun, informasi tersebut belum terverifikasi secara independen. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait yang memastikan adanya penyelundupan ganja dalam pengiriman sirih dari Jayapura ke Manokwari.

Demikian pula, belum terdapat keterangan resmi yang memastikan bahwa dugaan peristiwa tersebut menjadi penyebab pembatasan distribusi sirih ke Manokwari.

Karena itu, informasi tersebut masih ditempatkan sebagai keterangan warga dan bukan sebagai fakta yang telah terkonfirmasi.

Di sisi lain, kondisi pasokan yang menipis berdasarkan pantauan di Pasar Sanggeng telah berdampak langsung terhadap harga jual. Pedagang harus menjual sirih dengan harga lebih tinggi, sementara masyarakat yang membutuhkan komoditas tersebut menghadapi kenaikan harga yang cukup tajam.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan pasokan dari daerah penghasil dapat langsung memengaruhi harga sirih di tingkat pasar Manokwari. Jika pasokan tidak segera kembali normal, harga berpotensi tetap tinggi dan semakin membebani pedagang maupun konsumen. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

1 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

1 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

2 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

3 jam ago

Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tutup Layanan Penyelesaian Adat di Jayanti

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tota Mapia, Fabianus Tebai, secara resmi menghentikan layanan…

7 jam ago

Kontrakan Mahasiswa Puncak Jaya di Bandung Belum Lunas, IPMAPUJA Desak Pemda Segera Menyelesaikan

BANDUNG, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota Bandung, Jawa…

7 jam ago