Berita

Pelatihan SDM UMKM Papua Pegunungan Hasilkan 13 Rekomendasi, Pemprov Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha OAP

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan menghasilkan 13 rekomendasi strategis untuk penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setelah menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM dan kewirausahaan di Wamena, Rabu (15/7/2026) lalu.

Rekomendasi tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah setempat dalam memperkuat kebijakan pemberdayaan UMKM, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pelatihan diikuti puluhan pelaku UMKM OAP dan menghadirkan dua narasumber, yakni Samuel Pigai dengan materi “Membangun UMKM yang Mandiri, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan”, serta Piter Suburi yang membawakan materi “Pentingnya Peran Logo dalam Membangun Branding UMKM”.

Forum berlangsung interaktif. Selain memperkuat kapasitas pelaku usaha, diskusi juga melahirkan 13 poin rekomendasi yang diharapkan menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun program pembinaan UMKM yang lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, mengatakan pelatihan tersebut merupakan program ketiga yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM pelaku UMKM.

“Hari ini kami melaksanakan pelatihan yang ketiga. Kami ingin membuka ruang diskusi bebas agar anak-anak muda dan pelaku usaha bisa menata diri dengan gaya mereka sendiri. Pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Bapak John Tabo dan Bapak Onies Pahabol memiliki kewajiban menerjemahkan kebijakan ke dalam langkah konkret untuk memberdayakan UMKM,” ujar Alpius.

Menurutnya, pemerintah juga tengah mendorong pembentukan Koperasi KP3 sebagai wadah penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Koperasi tersebut akan menghimpun komoditas unggulan seperti kopi, sayur-mayur, bawang, rica, dan tomat untuk memperkuat rantai pasok dan stabilitas harga.

“Kami berusaha menggandeng petani agar kembali menanam. Dengan cara ini harga bisa ditekan, inflasi bisa dikendalikan, dan ekonomi daerah tetap tumbuh. Kami tidak diam, kami juga memfasilitasi agar SDM UMKM semakin mandiri,” jelasnya.

Narasumber Samuel Pigai berharap hasil diskusi tidak berhenti sebagai rekomendasi, tetapi diwujudkan dalam program yang berdampak langsung bagi pelaku UMKM.

“Dalam pembahasan kita telah menghasilkan 13 poin masukan untuk pemerintah daerah. Harapan saya, setiap hasil diskusi tidak berhenti di ruangan ini, tetapi dipraktikkan dan dijalankan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Merry Hahare menegaskan pelatihan didanai melalui Otonomi Khusus (Otsus) dan secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kapasitas UMKM OAP.

“Narasumber OAP, peserta OAP, semua untuk mendukung UMKM OAP agar semakin maju,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemprov Papua Pegunungan menegaskan komitmennya membangun UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penguatan ekonomi masyarakat asli Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Dorong RRI Perkuat Suara Masyarakat dan Jaga Kepercayaan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memperkuat perannya…

6 jam ago

Deinas Geley: Delapan Kabupaten Harus Dapat Kesempatan dalam Pembinaan Sepak Bola

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan tata kelola PSSI Papua Tengah…

6 jam ago

Dogiyai Beri 67 Ribu Suara, Meki Nawipa: Saya Balas dengan Pembangunan, Bukan Uang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan dukungan politik masyarakat Kabupaten Dogiyai tidak…

7 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Jangan Miras dan Makan Pinang di Tempat Sakral, Jaga Warisan Leluhur Meeuwo

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta masyarakat Kabupaten Dogiyai menjaga tempat-tempat yang…

7 jam ago

Wagub Deinas Geley Dorong Wartawan Ukir Ribuan Kata untuk Papua

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong wartawan di Paniai terus bekerja…

1 hari ago

IDI Papua Tengah 2025 Capai 59,24, Ukkas Dorong RAD Demokrasi Lebih Terukur

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui penyusunan Rencana…

1 hari ago