Berita

Pembagian Bansos Tunai dan Beras Menyasar Warga di 12 Desa Distrik Kebo, Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Kebo, Kabupaten Paniai, menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai dan beras kepada warga di 12 desa sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial masyarakat setempat.

Penyaluran ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat miskin, rentan miskin, penyandang disabilitas, serta kelompok terdampak kondisi sosial dan ekonomi.

Kepala Distrik Kebo, Matias Gobai, menjelaskan bahwa penyaluran bansos merupakan bagian dari program perlindungan sosial pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini diperuntukkan bagi individu, keluarga, dan kelompok yang benar-benar membutuhkan. Tujuannya adalah memberikan perlindungan sosial sekaligus dukungan ekonomi tambahan bagi masyarakat Distrik Kebo,” ujar Matias Gobai melalui sambungan telepon dari Kampung Togowa Ikiyaipugaida kepada tomei.id, Jumat (2/12/2025).

Selain masyarakat penerima manfaat, bansos juga diberikan kepada sejumlah gereja di wilayah distrik. Menurutnya, lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam pendampingan sosial bagi kelompok rentan, pekerja informal, dan penyandang disabilitas.

“Pembagian ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja sebagai mitra dalam pelayanan sosial,” katanya.

Gobai menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai di bawah kepemimpinan Bupati Yampit Nawipa, serta Dinas Sosial Kabupaten Paniai yang mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Gobai menegaskan bahwa penerima bansos wajib terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial serta memenuhi kriteria program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Adapun 12 desa penerima bansos meliputi: Yokagadagi, Uwaiye, Tuwamakida, Togowa, Mugimeketago, Kebo II, Kagupagu, Ibumomaida, Geibu, Dawawa, Bunaida, dan Aiyaigo.

Di akhir keterangannya, Matias Gobai menegaskan komitmen pemerintah distrik untuk tetap hadir dan bekerja langsung bersama masyarakat.

“Saya tidak berjanji apa-apa, tetapi saya berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dan turun langsung ke seluruh desa demi memastikan bantuan tepat sasaran,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Aksi KNPB dan Mahasiswa di Waena Ricuh, Massa Persoalkan Pembatasan Ruang Demokrasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan…

7 jam ago

Satu Ruang, Banyak Harapan: KLDM Kigamani Dorong Budaya Literasi dari Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses pendidikan, Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung…

16 jam ago

Pemprov Papua Tengah Tutup Halaman Kantor Gubernur dan Runway Bandara Lama hingga 18 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menutup sementara halaman Kantor Gubernur Papua Tengah…

17 jam ago

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang…

1 hari ago

GERMAS PMKRI Kecam Dugaan Penembakan Tiga Warga di Maybrat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Presidium Gerakan Mahasiswa (GERMAS) PMKRI Cabang Manokwari “St. Thomas Villanova”, Yufentus Temorubun,…

1 hari ago

Fransiskus Magai Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Jangan Terprovokasi

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Papua…

1 hari ago