Berita

Pemkab Jayapura Tanam 500 Pohon di Sentani, Produksi Sampah Capai 90 Ton per Hari

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama organisasi kepemudaan (OKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM), komunitas lingkungan, TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat menggelar aksi penanaman 500 pohon serta pembersihan sampah di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang diawali dengan apel bersama tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Aksi kolaboratif itu mengusung tema “Bergerak Bersama Lestarikan Gunung Cycloop, Danau Sentani dan Lingkungan Sekitar dalam Semangat Kasih Mempersatukan Perbedaan.”

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP, mengatakan pelestarian lingkungan harus dimulai dari kesadaran individu, keluarga, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, gerakan menanam pohon, mengelola sampah, dan mengurangi dampak perubahan iklim merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan Kabupaten Jayapura, yakni “Kasih Mempersatukan Perbedaan.”

“Pelestarian Pegunungan Cycloop dan Danau Sentani menjadi salah satu misi penting pemerintah daerah yang harus didukung seluruh masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang baik guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengungkapkan bahwa volume sampah di Kabupaten Jayapura saat ini mencapai 90,48 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60,48 persen atau 56,73 ton per hari merupakan sampah sisa makanan. Sementara itu, sampah plastik menyumbang 15,30 persen, sedangkan sampah kertas dan karton mencapai 7,90 persen.

“Data ini menunjukkan bahwa persoalan sampah masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah harus terus ditingkatkan,” kata Telenggen.

Ia menilai rendahnya kesadaran masyarakat serta terbatasnya fasilitas pengolahan sampah masih menjadi tantangan utama dalam penanganan sampah di Kabupaten Jayapura.

Untuk menjawab persoalan tersebut, lanjut Telenggen, Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Bupati Jayapura berkomitmen membangun fasilitas pengolahan sampah di Distrik Waibu.

“Pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih lingkungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam dan mengurangi pencemaran lingkungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Tokoh Adat Wate Serahkan Pengelolaan Lahan kepada Jhon Kayame, Buka Jalan Pemukiman Baru Masyarakat Mee

NABIRE, TOMEI.ID | Tokoh Adat Suku Wate, Kostan Waray, secara resmi menyerahkan kuasa pengelolaan lahan…

7 jam ago

“Hutan Adat Adalah Hati Kami”, Seruan Masyarakat Kampung Subur Boven Digoel pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

BOVEN DIGOEL, TOMEI.ID | Seruan "Hutan Adat Adalah Hati Kami" menggema dari masyarakat adat Kampung…

7 jam ago

Pemuda Adat Papua Serukan Hentikan Deforestasi dan Operasi Militer di Wilayah Adat

SORONG, TOMEI.ID | Puluhan pemuda adat dari kawasan Kepala Burung Papua menyerukan penghentian deforestasi, ekspansi…

8 jam ago

Sampah Muara Kaibus Diantar ke Kantor Bupati, Pemuda Sorsel Tuntut Penanganan Serius

TEMINABUAN, TOMEI.ID | Tumpukan sampah plastik dari Muara Sungai Kaibus diangkut menggunakan truk dan diantar…

8 jam ago

HUT Ke-62 Jemaat Maranatha, Pemprov Papua Tengah Tegaskan Gereja sebagai Pilar Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam…

9 jam ago

Perempuan Kimyal Didorong Jadi Pemimpin dan Agen Perubahan di Era Global

JAYAPURA, TOMEI.ID | Perempuan Kimyal didorong untuk mengambil peran lebih besar sebagai pemimpin, agen perubahan,…

9 jam ago