Berita

Pemkab Puncak Jaya Sikat Miras Lokal: Pengedar Langsung Dideportasi!

MULIA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah pegunungan tengah Papua. Ratusan liter miras lokal dan alat produksinya dimusnahkan di Lapangan Alun-Alun Kota Baru, Selasa (14/10/2025), menandai aksi tegas pemerintah daerah.

Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, memimpin langsung pemusnahan tersebut. Didampingi Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan, Dandim 1714/PJ, Pj Sekda Yubelina Enumbi, serta perwakilan MRP Provinsi Papua Tengah, DPRK Puncak Jaya, para asisten, dan kepala OPD, Wabup Kogoya menegaskan bahwa seluruh elemen pemerintah bersatu dalam memerangi miras.

“Miras adalah musuh utama kita, merusak generasi muda dan memicu kriminalitas. Tidak ada kompromi untuk miras di Puncak Jaya!” tegas Wabup Kogoya dengan nada lantang.

Kasat Narkoba Polres Puncak Jaya membacakan berita acara pemusnahan barang bukti, yang meliputi bahan baku dan alat produksi miras lokal jenis cap tikus hasil sitaan aparat.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan menegaskan bahwa miras adalah sumber utama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Puncak Jaya.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi miras. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Puncak Jaya!” ujarnya.

Kapolres juga menekankan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan sanksi tegas bagi pengedar miras, yaitu dipulangkan ke daerah asal dan dilarang kembali ke wilayah Mulia.

“Ini adalah peringatan keras bagi siapa pun yang coba-coba bermain dengan miras di Puncak Jaya. Kami tidak akan segan-segan menindak tegas!” tegasnya.

Wabup Mus Kogoya, mewakili Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas upaya mereka dalam memberantas miras.

“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian atas kerja kerasnya. Mari kita jaga Puncak Jaya dari bahaya miras, demi masa depan anak cucu kita,” ajaknya.

Usai pemusnahan, Wabup bersama rombongan mengawal langsung para pelaku yang dideportasi ke daerah asal di Bandara Mulia. “Kami berharap mereka bisa merenungkan perbuatannya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” pungkas Mus Kogoya.

Pemusnahan miras ini adalah bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan Puncak Jaya yang aman, sehat, dan bebas dari miras. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Papua untuk bersama-sama memerangi peredaran miras. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

5 jam ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

6 jam ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Pemda se-Tanah Papua Bersatu Tangani Karhutla di Papua Selatan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah se-Tanah…

6 jam ago

Thedy Pekei: Seniman Papua Harus Punya Panggung di Tanah Sendiri

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Rasta Kribo Papua, Thedy Pekei, mendorong pemerintah daerah dan…

8 jam ago

Meki Nawipa Siapkan Rp100 Juta untuk Juara Papua Reggae Festival XI, Nabire Dibidik Jadi Tuan Rumah Tahun Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Total hadiah pribadi Rp100 juta rupiah disiapkan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa…

12 jam ago

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

1 hari ago