Berita

Pemprov Papua Libatkan Kampus, Solusi Strategis atau Sinyal Lemahnya Perencanaan?

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua mulai mendorong keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam pelaksanaan program strategis nasional, di tengah tekanan keterbatasan anggaran dan kompleksitas pembangunan di wilayah Papua.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menegaskan bahwa kontribusi akademisi menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Ada program strategis nasional seperti makanan bergizi, koperasi, dan sekolah rakyat yang membutuhkan sumbangsih pemikiran dari perguruan tinggi,” ujarnya di Jayapura, Rabu (25/3/2026).

Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat perencanaan berbasis riset. Namun di sisi lain, pelibatan kampus juga memunculkan pertanyaan mendasar tentang sejauh mana kapasitas internal birokrasi daerah dalam merancang program secara mandiri.

Sohilait mengakui bahwa masukan akademisi menjadi elemen penting dalam merumuskan pendekatan yang lebih kontekstual, berbasis data, kritis, terukur, dan responsif terhadap dinamika lapangan.

“Mereka memberikan masukan yang bisa membantu pemerintah dalam menjalankan program-program tersebut secara efektif, tepat sasaran, adaptif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Di tengah keterbatasan fiskal, kolaborasi lintas sektor memang menjadi pilihan strategis. Namun realitas di Papua menunjukkan bahwa tantangan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, melainkan justru menguat pada fase implementasi.

Kendala akses wilayah, keterbatasan sumber daya manusia, hingga dinamika keamanan di sejumlah daerah menjadi faktor yang kerap menghambat efektivitas program di lapangan.

Program seperti pemenuhan gizi, penguatan ekonomi berbasis koperasi, hingga pendidikan inklusif membutuhkan pendekatan yang adaptif dan tidak bisa diseragamkan dengan daerah lain di Indonesia.

Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada tataran konseptual atau kajian akademik semata, melainkan mampu diterjemahkan menjadi kebijakan yang operasional dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tanpa mekanisme tindak lanjut yang jelas, kolaborasi ini berisiko menjadi simbolik, sekadar pelibatan formal tanpa perubahan nyata di lapangan.

Penguatan peran akademisi juga menjadi penting dalam mendorong penggunaan data dan riset sebagai dasar pengambilan kebijakan, guna menghindari pendekatan yang seragam dan tidak sensitif terhadap kondisi sosial-budaya Papua.

Jika dijalankan secara konsisten, transparan, dan terukur, sinergi ini berpotensi menjadi titik balik dalam memperbaiki tata kelola pembangunan di Papua yang selama ini kerap dikritik karena lemahnya perencanaan dan pengawasan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pelatihan Mentoring Klinis HIV Dibuka, Dinkes Papua Tengah Perkuat Kompetensi Nakes Kejar Target Eliminasi AIDS 2030

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah memperkuat upaya penanggulangan HIV dengan meningkatkan…

52 menit ago

Pemkab Lanny Jaya Matangkan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Manokwari, Lahan Calon Lokasi Mulai Diukur

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya mematangkan rencana pembangunan asrama mahasiswa di Kota…

1 jam ago

DPR Papua Pegunungan Soroti Kinerja Pemprov, Desak BPK Audit Keuangan dan Gubernur Evaluasi OPD

WAMENA, TOMEI.ID | DPR Papua Pegunungan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

6 jam ago

BREAKING NEWS: Tim Relawan Temukan Jenazah Yanto Idorway di Air Terjun Danau Anggi Gida

ARFAK, TOMEI.ID | Jenazah almarhum Yanto Idorway akhirnya ditemukan di kawasan Air Terjun Danau Anggi…

1 hari ago

Pererat Persekutuan di Pedalaman, Jemaat Solavide Dotir Rayon III Salurkan Bantuan dan Gelar Kunjungan Kasih ke Yabore

TELUK WONDAMA, TOMEI.ID | Jemaat Solavide Dotir Rayon III melaksanakan Kunjungan Kasih ke Jemaat Saitun…

2 hari ago

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

4 hari ago