Berita

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Warga Tolmis Bertahan Aman, Bantuan Darurat Disalurkan

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial turun langsung meninjau kondisi masyarakat di kawasan Tolikara–Misi (Tolmis), Wamena, yang memilih tetap bertahan di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan pendataan warga yang tidak mengungsi sekaligus menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok sebagai langkah tanggap kemanusiaan.

Bantuan berupa beras, gula, dan kopi disalurkan langsung kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sementara, terutama bagi kelompok rentan yang masih bertahan di lokasi.

Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, mengatakan pihaknya selama dua hari terakhir terus melakukan pemantauan di sejumlah titik pengungsian, mulai dari gereja-gereja hingga kawasan pinggiran Kota Wamena. Pada Kamis (21/5), tim pemerintah turun langsung ke Tolmis guna memastikan kondisi masyarakat yang tidak meninggalkan rumah mereka.

“Hari ini, Kamis (21/5), kami datang di Tolmis untuk memastikan kondisi warga yang bertahan,” ujar Yanius Telenggen.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah semata-mata untuk misi kemanusiaan dan memastikan tidak ada warga yang terlantar ataupun kekurangan bahan pangan di tengah situasi yang berkembang.

“Kami datang hanya untuk kemanusiaan. Jangan sampai ada yang lapar, jangan sampai ada yang tidak kebagian, terutama anak-anak dan mama-mama harus diperhatikan dengan baik,” tegasnya.

Selain menyerahkan bantuan, pemerintah juga mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memperkeruh keadaan. Warga diminta menunggu arahan resmi sambil menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Dalam dialog bersama pemerintah, masyarakat turut menyampaikan sejumlah aspirasi penting. Warga meminta agar proses penyelesaian situasi segera dipercepat demi memulihkan rasa aman di tengah masyarakat. Mereka juga mengeluhkan potensi aksi pencurian di rumah-rumah kosong yang ditinggalkan sebagian warga.

Tak hanya itu, masyarakat berharap aparat TNI dan Polri tetap melakukan penjagaan di sekitar Kantor Bupati Jayawijaya maupun akses jalan menuju kawasan Tolmis guna mencegah gangguan keamanan.

“Kami melihat aparat masuk di gang-gang, sementara pencuri juga mencari kesempatan masuk ke rumah warga,” tambah Telenggen.

Pemprov Papua Pegunungan menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Wamena dan memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau seluruh warga terdampak tanpa terkecuali. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KMK Universitas Baliem Matangkan Program Kerja, Alianus Yogomaid Tekankan Organisasi Harus Menjadi Wadah Pelayanan dan Pembinaan

WAMENA, TOMEI.ID | Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Baliem (UniBa) Papua menggelar Pekan Orientasi Fungsional…

1 hari ago

Sebagai Wujud Komitmen Iman, Asis Lani Serahkan 50 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja Kingmi Bethel Bolakme

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis Lani, menyerahkan bantuan…

2 hari ago

Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari Gelar Kerja Bakti di Amban, Perkuat Budaya Gotong Royong

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari menggelar kerja bakti di kawasan Amban, Manokwari, Jumat…

2 hari ago

DPW PKB Papua Pegunungan Salurkan 15 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja KINGMI Mamre Taganik

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan menyalurkan bantuan…

2 hari ago

KNPB Balim Barat Soroti Operasi Militer di Lanny Jaya, Desak Pemda Lindungi Warga Sipil

TIOM, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat menyoroti dampak operasi militer…

2 hari ago

Putra Daerah Usilimo Tolak Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Jika Tak Berdampak bagi Masyarakat Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Putra daerah Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, menyatakan menolak penyelenggaraan Festival Budaya Lembah…

3 hari ago