WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan berupa setengah ton beras, gula, kopi, dan satu ekor ternak babi untuk mendukung pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Perempuan GIDI dan Retreat Perempuan GIDI Wilayah Bogo Tahun 2026.
Bantuan tersebut diserahkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, kepada panitia pelaksana di Gereja Agape Wamena, Senin (14/9/2026).
Dukungan itu menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kegiatan pelayanan keagamaan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, gereja, serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Perempuan Adalah Instrumen Allah yang Penting dalam Melahirkan Juruselamat”. Pemerintah berharap rangkaian perayaan dan retreat dapat berlangsung tertib, lancar, serta memperkuat pelayanan perempuan GIDI di tengah jemaat dan masyarakat.
Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, melalui Kepala Dinas Sosial Yanius Telenggen, menyampaikan apresiasi terhadap peran perempuan yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam menopang kehidupan keluarga, pelayanan gereja, dan kehidupan sosial masyarakat.
“Terima kasih kepada mama-mama yang selalu setia mendukung bapak-bapak. Kami sebagai kader dan anak-anak akan tetap ada di belakang untuk berjalan bersama-sama,” ujar Yanius Telenggen saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Yanius menegaskan bantuan pemerintah tersebut tidak semata-mata harus dilihat berdasarkan jumlah maupun nilai material yang diberikan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan pelayanan dan kegiatan perempuan GIDI.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan pemerintah dengan perempuan serta jemaat dalam mendukung pelayanan gereja, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keberlanjutan kegiatan pelayanan di tengah masyarakat.
“Jangan melihat dari besar atau kecilnya bantuan ini, tetapi lihatlah kebersamaan kita untuk bersama-sama memuliakan nama Tuhan di tempat ini,” tambahnya.
Ia juga berharap dukungan tersebut dapat memperkuat semangat para perempuan GIDI dalam menjalankan pelayanan, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah jemaat dan masyarakat.
Peran perempuan, kata dia, tidak hanya penting dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga dalam membangun ketahanan sosial dan pelayanan keagamaan.
Yanius kemudian menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan HUT ke-53 Perempuan GIDI dan Retreat Perempuan GIDI Wilayah Bogo yang berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan.
Ia berharap kegiatan tersebut menghasilkan penguatan iman dan pelayanan yang dapat dirasakan secara nyata oleh jemaat serta mendorong perempuan GIDI semakin aktif dalam pelayanan gereja.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dapat mewujudkan visi Kristus melalui pelayanan yang menyentuh bagi mama-mama, demi kemajuan pelayanan di berbagai bidang, mulai dari rumah tangga, lingkungan masyarakat, hingga gereja tempat kita melayani,” tutupnya. [*].











