Berita

Pemprov Papua Pegunungan Sisir Lokasi Pengungsian di Gereja dan Pinggiran Kota Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan terus mengintensifkan penanganan pengungsi yang tersebar di sejumlah gereja dan kawasan pinggiran Kota Wamena pasca situasi keamanan yang memaksa warga meninggalkan rumah mereka.

Sejak Selasa (19/5), jajaran pemerintah daerah mulai menyisir titik-titik pengungsian untuk memastikan kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan darurat. Kegiatan tersebut berlanjut pada Rabu (20/5) dan dijadwalkan terus dilakukan hingga seluruh lokasi pengungsian terjangkau.

Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan dasar lainnya bagi para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di tempat-tempat penampungan sementara.

Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menegaskan bahwa pemerintah turun langsung ke lapangan guna memastikan validitas data pengungsi sekaligus melihat kondisi riil masyarakat yang terdampak.

Memang laporan tempat pengungsi sudah masuk, tetapi kami datang ke sini untuk memastikan secara langsung apakah data yang masuk benar atau tidak,” ujar Yanius saat menyerahkan bantuan di Gereja Katolik Kristus Jaya Dekenat Pegunungan Tengah.

Menurutnya, kondisi para pengungsi masih membutuhkan perhatian serius karena hingga kini belum ada kepastian kapan mereka dapat kembali ke rumah masing-masing.

Belum ada informasi resmi untuk kembali ke rumah masing-masing, sehingga bantuan ini bisa digunakan dengan baik, khususnya bagi anak-anak dan ibu-ibu,” katanya.

Di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian, Pemda berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terutama bagi kelompok rentan yang paling terdampak selama masa pengungsian.

Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Gereja Katolik Kristus Jaya Wamena, Pastor Bartolomeus Oyan, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah yang turun langsung melihat kondisi umat di lokasi pengungsian.

Kami berterima kasih kepada pemerintah yang datang melihat langsung kondisi umat. Pengungsi tidak hanya di sini, tetapi juga di beberapa tempat lain sehingga bantuan akan kami salurkan kembali. Kami sangat membutuhkan perhatian,” ungkapnya.

Selain di Gereja Katolik Kristus Jaya, bantuan juga telah disalurkan ke sejumlah titik pengungsian lainnya, di antaranya Gereja Baptis Bahtra Wamena, Gereja GIDI Efesus, dan Gereja Baptis Honeiman Kopi-Kopi.

Pastor Bartolomeus juga mengungkapkan bahwa bantuan awal dari Hilabewa telah lebih dulu disalurkan kepada umat yang mengungsi. Pemprov Papua Pegunungan memastikan proses pendataan, pemantauan, dan distribusi bantuan akan terus dilanjutkan guna menjangkau seluruh warga terdampak di berbagai titik pengungsian. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

9 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

9 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

10 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

11 jam ago

Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tutup Layanan Penyelesaian Adat di Jayanti

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tota Mapia, Fabianus Tebai, secara resmi menghentikan layanan…

15 jam ago

Kontrakan Mahasiswa Puncak Jaya di Bandung Belum Lunas, IPMAPUJA Desak Pemda Segera Menyelesaikan

BANDUNG, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota Bandung, Jawa…

15 jam ago