Berita

Pemprov Papua Siapkan Jalur Darat Trimuris–Kasonaweja, Kurangi Ketergantungan Transportasi Sungai di Mamberamo Raya

MAMBERAMO RAYA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua merencanakan pembangunan jalur darat alternatif yang menghubungkan Trimuris menuju Kasonaweja di Kabupaten Mamberamo Raya guna memperkuat konektivitas masyarakat dan mengurangi ketergantungan warga terhadap transportasi sungai yang dinilai memiliki risiko tinggi.

Rencana pembangunan tersebut disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat melakukan kunjungan kerja dan meninjau Puskesmas Bagusa Trimuris di Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, Pada Sabtu (16/5/2026).

Dalam keterangannya, Fakhiri mengatakan kondisi arus sungai di wilayah Mamberamo selama ini menjadi tantangan serius bagi mobilitas masyarakat karena faktor cuaca dan keselamatan transportasi air yang cukup berisiko.

“Kami sudah membahas rencana pembangunan jalan alternatif agar masyarakat tidak terus bergantung pada transportasi sungai,” ujarnya.

Menurut Fakhiri, pembangunan jalur darat tersebut diharapkan dapat membuka akses antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan pelayanan pemerintah, serta mempermudah masyarakat menjangkau pusat pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Raya.

Selain menyiapkan jalur darat alternatif, Pemerintah Provinsi Papua juga merencanakan pengembangan pelabuhan singgah di sejumlah titik untuk mendukung mobilitas masyarakat pesisir dan memperkuat jalur transportasi antarwilayah di kawasan Mamberamo.

Dalam kunjungan kerja tersebut, gubernur turut meninjau kondisi fasilitas kesehatan dan pendidikan di Distrik Mamberamo Hilir. Ia menilai masih terdapat sejumlah infrastruktur dasar yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah provinsi, terutama fasilitas pendidikan, rumah guru, serta sarana pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan harus terus dibantu agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” katanya.

Fakhiri menegaskan pembangunan di Papua tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga harus menjangkau daerah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi dan pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman dan pesisir akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan daerah dan kemampuan anggaran pemerintah, dengan prioritas pada akses transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ranperdasi Papua Tengah Dibahas, Pemprov Tekankan Regulasi Harus Berpihak pada Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT)…

8 jam ago

KPA Papua Pegunungan Perkuat Konsolidasi Penanganan HIV/AIDS di Delapan Kabupaten

WAMENA, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Pegunungan mulai memperkuat koordinasi dan konsolidasi…

13 jam ago

Meki Nawipa: TNI Harus Terus Mengabdi dan Melayani Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pengabdian TNI kepada masyarakat dalam…

15 jam ago

Kemarau Lima Bulan, Air kabur kali Bedu berubah menjadi air jernih

NABIRE, TOMEI.ID | Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di wilayah…

15 jam ago

Resmi Diluncurkan di HUT TNI, Papua Tengah Punya Kodam XXIX/Mambruk

NABIRE, TOMEI.ID | Provinsi Papua Tengah resmi memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) baru bernama Kodam…

16 jam ago

BKPSDM Papua Tengah Perkuat Kompetensi Digital ASN, Microsoft Office Jadi Bekal Kerja Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah memperkuat kompetensi…

18 jam ago