Berita

Pemprov Papua Tengah Buka Akses Udara Baru, Batik Air Resmi Masuk ke Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam membuka keterisolasian wilayah melalui penguatan konektivitas udara. Hal ini ditandai dengan mulai beroperasinya maskapai Batik Air di Bandara Douw Aturure, Kamis (23/4/2026).

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam strategi Pemprov Papua Tengah untuk menghubungkan wilayah timur Indonesia dengan pusat-pusat ekonomi nasional.

Peresmian rute ditandai dengan kedatangan perdana pesawat Batik Air yang disambut dengan upacara penyiraman air selamat (water salute) sebagai bentuk penghormatan tertinggi di dunia penerbangan.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diwakili oleh Penjabat Sekda, dr. Silwanus Soemoele beserta Forkopimda langsung menyaksikan sekaligus menjemput pendaratan perdana itu.

“Kehadiran Batik Air di Nabire diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi udara yang lebih banyak, nyaman, dan efisien bagi masyarakat setempat maupun wisatawan,” ujar Silwanus Soemoele.

Menurut Sekda, dengan beroperasinya Batik Air di kota ini, konektivitas wilayah timur menjadi semakin terbuka. Penumpang kini memiliki kemudahan akses untuk melakukan perjalanan bisnis, pendidikan, hingga kunjungan wisata. Rute yang dihadirkan juga memudahkan transfer penerbangan menuju kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga Manado melalui hub utama maskapai.

Sementara manajemen Batik Air menyatakan bahwa pemilihan Nabire sebagai destinasi baru didasari oleh potensi ekonomi yang besar dan tingginya minat masyarakat akan layanan penerbangan yang handal.

“Maskapai berkomitmen untuk menghadirkan standar pelayanan terbaik dengan armada yang modern dan awak kabin yang profesional,” katanya.

Kehadiran maskapai ini disambut sangat antusias oleh masyarakat Nabire dan para pelaku industri pariwisata. Selama ini, keterbatasan frekuensi penerbangan seringkali menjadi kendala dalam mobilitas penduduk. Dengan adanya tambahan armada dari Batik Air, kapasitas angkut penumpang meningkat signifikan sehingga dapat mengurangi masalah antrean tiket yang sering terjadi pada musim-musim tertentu.

Pihak otoritas bandara juga menyambut baik ekspansi ini, dan menilai bahwa kehadiran maskapai baru akan mendorong persaingan yang sehat dan meningkatkan kualitas layanan di Bandara Douw Aturure secara keseluruhan.

Untuk saat ini, Batik Air mengoperasikan penerbangan dengan frekuensi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Masyarakat dapat memesan tiket melalui aplikasi resmi, website, atau agen-agen perjalanan terdekat.

Pemprov Papua Tengah optimistis, kehadiran Batik Air akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Terima 16 Mahasiswa Baru, Korwil Yahukimo Manokwari Tekankan Kepemimpinan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Yahukimo, Kota Studi…

11 jam ago

Tapal Batas Kapiraya Belum Tuntas, DPRK Dogiyai Desak Pemerintah Tepati Janji

DOGIYAI, TOMEI.ID | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai, Kornelius Kotouki, mendesak Pemerintah Provinsi…

11 jam ago

TPNPB Kodap III Ndugama Darakma Bantah Terlibat Kasus Jila, Tuding Kelompok John Lokbere

MIMIKA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB melalui Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom,…

11 jam ago

GPMI-I Kembali Desak DPD-DPR RI Respons Aspirasi Mahasiswa Intan Jaya

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Penanggung Jawab Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia (GPMI-I) sekaligus Koordinator Wilayah…

12 jam ago

Paniai Menata Tiga Pilar: Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Kerakyatan

PANIAI, TOMEI.ID | Pembangunan Paniai tidak hanya berbicara tentang apa yang dibangun pemerintah, tetapi juga…

19 jam ago

Kantor Wilayah Baptis Poga Mulai Dibangun, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Rp60 Juta

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, mulai mendukung pembangunan Kantor Wilayah Persekutuan Gereja-Gereja…

19 jam ago