Berita

Pemprov Papua Tengah Buka Program Bahasa Inggris Intensif, Siapkan Generasi Papua Tembus Studi Dalam dan Luar Negeri

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membuka Program Intensive English Program (IEP) sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Orang Asli Papua (OAP), untuk menembus pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Indonesia Australia Language Foundation (IALF) dan ditujukan bagi putra-putri Papua Tengah yang telah memenuhi syarat akademik, namun belum mencapai skor minimal kemampuan bahasa Inggris, khususnya standar IELTS 5.0.

Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjawab tantangan rendahnya kompetensi bahasa Inggris yang masih menjadi hambatan utama bagi calon mahasiswa Papua Tengah dalam melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Dalam ketentuan yang ditetapkan, peserta program diwajibkan merupakan lulusan S1 atau S2 dengan IPK minimal 2,75 untuk S1 dan 3,00 untuk S2, serta memiliki komitmen penuh untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama enam bulan secara bertanggung jawab.

Selain itu, program ini secara khusus diprioritaskan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang berdomisili di Papua Tengah, dengan pembuktian melalui dokumen resmi seperti KTP, Kartu Keluarga, atau surat keterangan domisili.

Dari sisi administrasi, peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen penting, antara lain formulir pendaftaran, ijazah dan transkrip nilai, identitas diri, curriculum vitae (CV), serta bukti kemampuan bahasa Inggris jika tersedia. Bagi peserta yang telah bekerja, diwajibkan pula melampirkan surat izin dari atasan sebagai bentuk dukungan mengikuti program hingga selesai.

Tahapan seleksi dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, dimulai dari pendaftaran pada 23 April hingga 7 Mei 2026, dilanjutkan dengan pengumuman administrasi pada 10 Mei, tes penempatan pada 15 Mei, wawancara pada 16–18 Mei, hingga pengumuman akhir pada 21 Mei 2026. Adapun keberangkatan peserta direncanakan pada 29 Mei 2026.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi guna menjaring peserta terbaik yang memiliki potensi dan kesiapan untuk mengikuti pelatihan secara optimal.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat mencetak generasi muda yang unggul, kompetitif, dan memiliki daya saing global, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di wilayah Papua Tengah secara berkelanjutan.

Program Intensive English Program (IEP) ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membuka peluang studi internasional, serta memperluas akses generasi Papua terhadap dunia global yang semakin kompetitif. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Harga Barang Terus Naik, Masyarakat Manokwari Desak Pemerintah Segera Kendalikan Harga

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang kebutuhan sehari-hari di Kabupaten Manokwari memicu…

8 jam ago

Fransina Daby Salurkan 17 Ekor Bibit Babi dan Bantuan Pangan untuk Papua Worship Kids di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Pegunungan dari Fraksi Demokrat, Fransina Daby, menyalurkan 17 ekor…

1 hari ago

DPW PKB Papua Pegunungan Salurkan 50 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja di Balim Tengah

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan merealisasikan program…

1 hari ago

Yeki Tobai: Musdalub Perbasi Harus Hasilkan Program Terukur dan Atlet Berprestasi

NABIRE, TOMEI.ID | Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah, Yeki Tobai,…

1 hari ago

Vivian Gobai Usung Empat Misi Bangun Fondasi Basket Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Perbasi Papua Tengah periode 2026–2030, Vivian Gobai, menetapkan visi dan…

1 hari ago

FMPP Tuding Polisi Bubarkan Paksa Diskusi Publik di Wamena, Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan

WAMENA, TOMEI.ID | Forum Mahasiswa Papua Pegunungan (FMPP) menuding aparat Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya membubarkan…

1 hari ago