NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Youth Camp GSJA Papua Tengah Tahun 2026 di Aula Kampus STIMIK Nabire, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan strategis bagi generasi muda gereja untuk memperkuat iman, membangun karakter, menanamkan disiplin, serta menyiapkan anak-anak muda Papua Tengah agar tidak sekadar menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pembuat perubahan di tengah tantangan zaman.
Youth Camp GSJA Papua Tengah 2026 mengusung tema “Change Maker” atau “Pembuat Perubahan”, sebuah tema yang menegaskan dorongan agar generasi muda gereja berani mengambil peran dalam keluarga, gereja, masyarakat, hingga pembangunan daerah.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum: Marthen Ukago, Gubernur Meki Gubernur Papua Tengah menegaskan bahwa anak muda tidak cukup hanya hadir sebagai pelengkap dalam proses pembangunan. Mereka harus mulai membangun kapasitas diri, menjaga pergaulan, menghargai proses, dan berani memberi kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
“Anak-anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Anak muda harus belajar mengambil peran, membangun kemampuan diri, menjaga pergaulan, menghargai proses, serta berani memberi kontribusi yang baik bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan daerah,” pesan Gubernur.
Menurutnya, menjadi pembuat perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Perubahan justru lahir dari kebiasaan sederhana yang dibangun secara konsisten, seperti hidup disiplin, menghormati orang tua, rajin belajar, menjauhi hal-hal yang merusak masa depan, aktif dalam pelayanan, serta menggunakan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh peserta Youth Camp, bahwa masa muda adalah waktu yang sangat penting. Apa yang saudara-saudari bangun hari ini akan sangat menentukan masa depan saudara-saudari ke depan,” tambahnya.
Karena itu, Gubernur meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh, menyimak setiap materi, membangun pertemanan yang sehat, menghormati panitia dan pembina, serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pemprov Papua Tengah, kata dia, memiliki komitmen untuk terus memberi perhatian kepada generasi muda. Pembangunan Papua Tengah, menurutnya, tidak hanya diukur dari infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga dari keberhasilan membentuk manusia yang berkarakter, beriman, sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.
Dalam konteks itu, gereja dinilai memegang peran penting sebagai ruang pembinaan moral, spiritual, dan sosial bagi masyarakat, terutama generasi muda yang sedang berada pada fase penentuan arah hidup.
“Oleh karena itu, saya berharap kerja sama antara pemerintah, gereja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Kita perlu berjalan bersama dalam membina anak-anak muda agar mereka tidak kehilangan arah dan mampu menghadapi tantangan zaman. Kepada para hamba Tuhan, pembina, dan panitia, saya menyampaikan terima kasih atas pelayanan dan perhatian yang diberikan kepada generasi muda. Tugas membina anak muda bukan pekerjaan yang mudah, tetapi sangat penting bagi masa depan Papua Tengah,” akuinya.
Kepada para peserta, Gubernur juga berpesan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang takut akan Tuhan, menghormati sesama, mencintai daerah, dan memiliki kemauan untuk terus belajar. Ia mengingatkan anak-anak muda agar tidak mudah menyerah, tidak gampang terpengaruh oleh hal-hal negatif, serta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
“Saya berharap Youth Camp GSJA Papua Tengah Tahun 2026 ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Semoga kegiatan ini menghasilkan anak-anak muda yang lebih kuat dalam iman, lebih baik dalam sikap, dan lebih siap mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis HAM Papua asal Intan Jaya, Naftall Tipagau, mendesak Komisi Nasional Hak…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mendesak Kapolri memerintahkan Kapolda Papua mengusut dan…
YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan bertanggung jawab atas penembakan pilot…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengerahkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli…
CANBERRA, TOMEI.ID | Australia dan Vanuatu menandatangani Perjanjian Nakamal di Canberra, Senin (29/6/2026), yang memperkuat…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Merkiana Duwitau dilaporkan meninggal dunia dalam insiden…