Berita

Pemprov Papua Tengah Dorong Hilirisasi Kelapa: Andrias Gobai Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Rakyat dari Kampung

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai serius mendorong pengembangan komoditas kelapa sebagai sektor strategis baru untuk memperkuat ekonomi masyarakat kampung sekaligus membuka peluang industri berbasis sumber daya lokal di wilayah Papua Tengah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengembangan Tanaman Kelapa Tahun 2026 yang dilaksanakan di Distrik Moora dan Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Kamis (21/5/2026), dengan melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, pelaku usaha perkebunan, serta masyarakat setempat.

Program itu menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memperkuat sektor perkebunan rakyat yang produktif, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat asli Papua.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, Andrias Gobai, menegaskan bahwa tanaman kelapa memiliki prospek ekonomi besar karena hampir seluruh bagian tanaman dapat diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Menurutnya, pengembangan kelapa tidak lagi dapat dipandang sebatas sektor perkebunan tradisional, tetapi harus diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat berbasis hilirisasi dan industri lokal.

“Pemerintah ingin masyarakat tidak hanya menanam kelapa, tetapi juga mampu mengembangkan produk turunannya agar memberi nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi petani dan masyarakat kampung,” ujar Andrias Gobai dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id di Nabire, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan, Pemprov Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa terus mendorong penguatan sektor perkebunan rakyat melalui pembinaan petani, pendampingan teknis, penyediaan bibit unggul, hingga perluasan akses pasar bagi hasil perkebunan masyarakat.

Menurut Andrias, pengembangan komoditas kelapa juga sejalan dengan arah pembangunan nasional serta program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan penguatan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal daerah.

“Pengembangan komoditas kelapa menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat kampung, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, Papua Tengah memiliki potensi perkebunan yang sangat besar karena didukung lahan yang luas, kondisi tanah yang subur, serta keterlibatan masyarakat yang sejak lama hidup berdampingan dengan komoditas perkebunan tradisional.

Karena itu, pemerintah mendorong pengelolaan perkebunan secara modern, ramah lingkungan, dan berorientasi pasar agar hasil produksi masyarakat mampu bersaing serta memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kelapa bukan sekadar tanaman konsumsi, tetapi bisa menjadi sumber ekonomi jangka panjang apabila dikelola secara baik, profesional, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut melibatkan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Nabire.

Pemerintah berharap program pengembangan kelapa tersebut menjadi fondasi awal dalam membangun sektor perkebunan Papua Tengah yang maju, mandiri, produktif, serta mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari kampung hingga daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pdt. Yulianus Anouw Dorong Pemuda Kingmi Efata Teguh dalam Iman di Tengah Tantangan Zaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemuda dan pemudi Jemaat Kingmi Efata, Klasis Nabire Koordinator Teluk Cenderawasih, didorong…

1 jam ago

EPPD Papua Tengah Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Marthen Ukago: Evaluasi Harus Jadi Peta Jalan Perbaikan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, menegaskan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) berdasarkan…

2 jam ago

Agustinus Pigai Ajak DPR Jalur Otsus di Tanah Papua Bersatu Kawal Hak Masyarakat Adat OAP

DOGIYAI, TOMEI.ID | Wakil Ketua III DPRK Dogiyai dari jalur pengangkatan/Otonomi Khusus (Otsus), Agustinus Pigai,…

2 hari ago

Kunjungi Intan Jaya, Kapolda Papua Tengah: Jangan Pernah Merasa Sendiri

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengingatkan kepada personel TNI-Polri yang…

2 hari ago

Fransina Wakei Resmi Dilantik Pimpin Asrama Putri Nabire di Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fransina Wakei resmi dilantik sebagai pengurus baru Asrama Putri Nabire di Manokwari dalam…

2 hari ago

HIPMI Papua Pegunungan Dorong KONI Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII

WAMENA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia…

2 hari ago