Pemprov Papua Tengah Dukung Liga 4, Ajang Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola

oleh -1253 Dilihat
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Papua Tengah, Jems Telenggen, memberikan keterangan kepada awak media di Nabire terkait dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Liga 4 di Papua Tengah. [Foto: Marius for tomei.id].

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Liga 4 sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus momentum kebangkitan sepak bola daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Papua Tengah, Jems Telenggen, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kompetisi tersebut meskipun kepengurusan PSSI Papua Tengah baru terbentuk.

banner 728x90

“Kami sebagai Dinas Kepemudaan dan Olahraga tentu sangat mendukung PSSI di Papua Tengah. Kepengurusannya memang baru terbentuk, tetapi ini penting bagi masa depan anak-anak muda,” ujar Telenggen kepada awak media, di Nabire, Kamis (27/02/2026).

Menurut Jems Telenggen, kehadiran Liga 4 tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.

Jems Telenggen menjelaskan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana olahraga masih menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan kompetisi di Papua Tengah. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi kesiapan panitia maupun semangat pelaksanaan turnamen.

“Memang kita masih kekurangan sarana dan prasarana, tetapi panitia sudah sangat matang mempersiapkan kegiatan ini. Itu tidak mengurangi semangat,” kata Jems Telenggen.

Jems Telenggen juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar kompetisi berjalan lancar dan memberi dampak positif terhadap pembinaan generasi muda.

Kompetisi ini dijadwalkan mulai bergulir pada 9 Maret 2026 dan akan diikuti tujuh klub dari berbagai kabupaten di Papua Tengah, yakni Persemi Mimika, Persidei Deiyai, Persipani Paniai, Persia Puncak Cartenz, Persido Dogiyai, dan Persipuja Puncak Jaya.

Pemprov Papua Tengah berharap Liga 4 menjadi titik awal pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur serta mampu melahirkan talenta-talenta berprestasi dari Papua Tengah ke level nasional. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.