Berita

Pemprov Papua Tengah Gandeng IPB Bogor Perkuat Pertanian, Perikanan dan Peternakan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, terus memperkuat fondasi pembangunan sektor pangan dan ekonomi kerakyatan melalui kerja sama strategis dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengungkapkan bahwa Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah telah resmi menjalin kerja sama dengan IPB Bogor guna mendorong penguatan dan sinkronisasi program pembangunan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Hal itu disampaikan Meki Nawipa saat menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kejaksaan Tinggi Papua tentang Penanganan Masalah Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (18/5/2026).

“Dinas Pertanian kita sudah kerja sama dengan IPB Bogor untuk bagaimana kita dorong sinkronisasi di bidang pertanian, peternakan dan perikanan,” ujar Meki Nawipa.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Akan kita dorong sama-sama mendukung program Pak Presiden,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Meki juga berharap Kejaksaan Tinggi Papua dapat ikut mengambil bagian dalam pengembangan sektor pertanian di Papua Tengah. Ia menyinggung keberhasilan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua dalam program penanaman jagung yang dinilai dapat menjadi inspirasi bagi daerah.

“Begitu juga kami berharap kerja sama dengan Kajati karena kami dengar bapak cukup berhasil tanam jagung. Kami berharap bapak ikut berpartisipasi di Papua Tengah,” katanya.

Meki Nawipa kemudian menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya meninggalkan warisan pembangunan yang nyata bagi masyarakat Papua Tengah.

“Jangan tinggalkan jejak, tinggalkan tanah, bahwa bapak pernah tugas di negeri ini. Kita sama-sama kerja ke depan,” tegas Gubernur.

Pernyataan tersebut menegaskan arah pembangunan Papua Tengah yang tidak hanya berorientasi pada program administratif semata, tetapi juga mendorong kolaborasi lintas sektor demi menciptakan fondasi ekonomi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

18 jam ago

HPMY Apresiasi Dukungan Ketua DPRK Yahukimo, Dorong Perhatian terhadap Generasi Muda Tak Berhenti pada Seremoni

PARE, TOMEI.ID | Dukungan terhadap kegiatan pelajar dan mahasiswa dinilai bukan sekadar bantuan untuk menyukseskan…

18 jam ago

Dari Pare, HPMY Dorong Mahasiswa Yahukimo Jadikan Organisasi sebagai Ruang Menempa Pemimpin

PARE, TOMEI.ID | Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) menggelar Seminar Sehari di Pare, Jawa…

18 jam ago

Wakil Rektor III Uncen Buka Penguatan Kapasitas dan Raker BEM 2026–2027, Tekankan Program Berdampak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga Besar Mahasiswa Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)…

19 jam ago

Pendidikan Bukan Sekadar Gedung, Papua Tengah Membutuhkan Sekolah yang Membentuk Manusia

NABIRE, TOMEI.ID | Pendidikan Papua tidak boleh berhenti pada pembangunan ruang kelas, pengadaan fasilitas, atau…

19 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

1 hari ago