Berita

Pemprov Papua Tengah Percepat Pendataan OAP melalui FGD Data Kependudukan 2025

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Disdukcapil PMK) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyediaan Data Kependudukan Provinsi bertema “Percepatan Pendataan dan Penginputan Database Orang Asli Papua (OAP) se-Provinsi Papua Tengah Tahun 2025”.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekda Papua Tengah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tumiran, mewakili Gubernur Papua Tengah, bertempat di di Hotel Getz, Oyehe Nabire, pada Senin (8/12/2025).

Diketahui bahwa kegiatan ini menjadi menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat koordinasi antarkabupaten serta memastikan penyiapan data kependudukan berjalan sesuai kebijakan Satu Data sebagai upaya percepatan sinkronisasi dan pemutakhiran data OAP di seluruh wilayah Papua Tengah.

Dalam arahannya, Tumiran menyampaikan apresiasi kepada perwakilan delapan kabupaten serta para admin data provinsi dan kabupaten. Tumiran menjelaskan bahwa program pendataan OAP telah berjalan dua hingga tiga tahun, namun sejumlah wilayah pedalaman masih menghadapi kendala verifikasi akibat keterbatasan akses dan fasilitas.

Tumiran menegaskan bahwa validitas data menjadi fondasi utama bagi perencanaan pembangunan. Tumiran mengingatkan bahwa ketidaksesuaian antara database dan kondisi lapangan dapat menimbulkan risiko besar, termasuk gangguan dalam penyaluran beasiswa Otonomi Khusus (Otsus) dan program afirmatif lainnya.

Lebih lanjut, Tumiran menambahkan pentingnya penerapan kebijakan Satu Data untuk menjamin integrasi dan sinkronisasi data kependudukan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Tumiran menuturkan bahwa meskipun pengumpulan data berada di pemerintah kabupaten, proses harmonisasi dan finalisasi tetap menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi sebelum dilaporkan kepada pemerintah pusat.

Menutup arahannya, Tumiran menyampaikan harapan agar FGD ini menghasilkan data OAP yang valid, akurat, dan komprehensif sebagai dasar bagi penyusunan kebijakan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

12 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

12 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

13 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

13 jam ago

KNPB Yahukimo Gelar Aksi 1 Mei, Soroti Status Papua dan Isu Kemanusiaan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo, Sektor Hoyawos, menggelar seminar dan…

13 jam ago

Harga Beras di Intan Jaya Tembus Rp52 Ribu/Kg, Pemprov Papua Tengah Siapkan Langkah Intervensi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menemukan lonjakan signifikan harga beras di Sugapa,…

22 jam ago