Pemprov Papua Tengah Serahkan 200 Laptop untuk Pelajar, Gubernur Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan

oleh -1179 Dilihat
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, (tengah) menyerahkan satu unit laptop kepada peserta penerima disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurhaidah Nawipa, dan Penjabat Sekertaris Daerah, Silwanus Sumule. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan bantuan 200 unit laptop kepada peserta Festival Budaya Pelajar Tahun 2025. Penyerahan bantuan berlangsung di Main Hall Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (21/1/2025).

Bantuan tersebut merupakan realisasi janji Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang disampaikan saat Festival Budaya Pelajar dan Pameran Karya perdana yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Papua Tengah, Morgo, Nabire, pada September 2025 lalu.

banner 728x90

baca juga: Silwanus Sumule: Penguatan Kualitas Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Paniai 2026

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan laptop bukan sekadar sarana teknologi, melainkan investasi masa depan bagi generasi muda Papua Tengah.

“Anak-anak sekarang mungkin kalau ada uang lebih mudah membeli handphone daripada laptop. Tapi laptop ini adalah aset masa depan. Jadi gunakan dan jaga dengan baik,” ujar Gubernur Meki.

Ia menceritakan pengalamannya di masa lalu saat memiliki laptop merupakan hal yang sulit. Bahkan, laptop pertama yang dimilikinya hingga kini masih disimpan meski sudah tidak dapat digunakan.

“Dulu beli laptop itu susah. Tapi hari ini pemerintah bisa menyiapkan laptop untuk anak-anak sekalian. Ini luar biasa. Harapannya, semangat belajar anak-anak sekolah bisa semakin meningkat,” katanya.

Gubernur Meki juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, program bantuan laptop difokuskan bagi pelajar SMA dan SMK. Sementara pada tahun 2026, bantuan serupa akan diperluas kepada siswa jenjang SMP dan SD.

“Tahun 2025 fokus SMA dan SMK, tahun 2026 SMP dan SD. Tidak ada cara lain, kita sendiri yang harus menolong anak-anak sekolah,” tegasnya.

Menurut Gubernur, Papua Tengah saat ini sedang dibangun dari nol sehingga fondasi pendidikan harus diletakkan secara kuat dan berkelanjutan agar wajah pendidikan Papua Tengah bersinar di masa depan.

“Kita membangun dari nol. Maka pendidikan harus menjadi pondasi yang protektif dan kuat. Anak-anak ini ke depan bisa melanjutkan pekerjaan, menjadi pemimpin, dan membuat Papua Tengah lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

Dalam pesannya kepada para pelajar, Gubernur Meki mengingatkan agar pemanfaatan laptop benar-benar diarahkan untuk kegiatan belajar, bukan sekadar hiburan atau penggunaan media sosial yang berlebihan.

“Facebook, Instagram, dan media sosial tidak akan menolong masa depan kalau disalahgunakan. Pakai laptop ini untuk mengerjakan tugas, untuk sekolah, dan untuk masa depan,” pesan Gubernur.

Ia menegaskan bahwa masa depan setiap pelajar ditentukan oleh pilihan dan kedisiplinan pribadi masing-masing.

“Sakit, senang, sukses, atau gagal ditentukan oleh diri sendiri. Guru hanya mendorong, tapi yang menentukan masa depan adalah kalian sendiri,” kata Gubernur.

Momentum pembagian laptop ini diharapkan menjadi titik kebangkitan literasi dan teknologi bagi generasi muda Papua Tengah, sekaligus bukti kepedulian pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pendidikan secara berjenjang dan berkelanjutan.

“Kita dorong pelan-pelan anak-anak SMA yang berprestasi. Laptop ini punya nilai jangka panjang. Kalau bagi uang, habis sekali pakai,” pungkas Gubernur.

Acara penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Nurhaidah Nawipa, Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah Silwanus Sumule, Kepala Bidang Data dan Layanan Pendidikan Yulianus Kuayo, serta para peserta penerima bantuan dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.