Berita

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan FOLU Net Sink 2030, Target Emisi Negatif dari Sektor Kehutanan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (11/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi daerah dalam mendukung target nasional penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (Forestry and Other Land Use/FOLU).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah, perwakilan kementerian terkait, pemangku kepentingan, serta unsur masyarakat dan mitra pembangunan.

Sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Herman Kayame, menegaskan bahwa program FOLU Net Sink 2030 merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk mencapai kondisi di mana tingkat serapan karbon dari sektor kehutanan dan lahan lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan.

“Melalui sosialisasi ini, kami mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk berperan aktif dalam mendukung target nasional menuju FOLU Net Sink 2030,” ujar Herman membacakan sambutan gubernur.

Ia menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah penyusunan rencana kerja tingkat provinsi yang akan memuat target penurunan emisi sekaligus peningkatan cadangan karbon, dengan orientasi menuju kondisi emisi negatif. Langkah ini dinilai penting mengingat Papua Tengah memiliki tutupan hutan yang luas dan berperan strategis dalam menjaga keseimbangan iklim nasional maupun global.

Menurutnya, program FOLU Net Sink 2030 juga selaras dengan visi pembangunan daerah yang menekankan pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan tanpa mengabaikan keseimbangan ekologis. Pada 2025, Pemprov Papua Tengah telah melakukan rehabilitasi hutan dan lahan seluas kurang lebih 200 hektare sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi dan pemulihan ekosistem.

Ke depan, upaya tersebut akan diperluas melalui restorasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir, penguatan perlindungan kawasan hutan, serta peningkatan patroli keamanan hutan dengan melibatkan masyarakat adat sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pemprov Papua Tengah berharap sosialisasi ini dapat memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030. Apresiasi juga disampaikan kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia atas dukungan dalam pelaksanaan program tersebut di tingkat daerah.

Kegiatan sosialisasi ditandai dengan prosesi pembukaan secara simbolis sebagai penanda dimulainya rangkaian implementasi FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Papua Tengah.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Solidaritas Rakyat Papua Sorong Raya Soroti PSN, Nilai Ancam Hutan Adat dan Ruang Hidup

NABIRE, TOMEI.ID | Solidaritas Rakyat Papua Pro Demokrasi se-Sorong Raya menilai sejumlah proyek dalam skema…

20 menit ago

Komunitas Literasi Dogiyai Maju Perkuat Fondasi Baca-Tulis Anak Kigamani

DOGIYAI, TOMEI.ID | Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung Kigamani kembali menggelar kegiatan literasi…

15 jam ago

Realisasi Sekolah Gratis, Kepala SMK Negeri 2 Nabire Ucap Terima Kasih ke Gubernur Meki Nawipa

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire, Yanuarius Wakei, menyampaikan apresiasi…

16 jam ago

Refleksi HPN 2026, Journalist Network Bahas Program MBG di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dalam refleksi kritis dan evaluatif kebijakan publik nasional, yang menyentuh kepentingan rakyat…

19 jam ago

36 Titik Longsor Putus Akses Trans Papua Jayapura–Wamena, 1 Jembatan Hanyut

JAYAPURA, TOMEI.ID | Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Mamberamo–Elelim sejak Sabtu (7/2/2026) malam mengakibatkan…

19 jam ago

Tiga Tungku Kehidupan Sosial: Adat, Gereja, dan Pemerintah dalam Relasi yang Setara di Tanah Papua

Penulis: Dedidores May   Pendahuluan Dalam banyak masyarakat tradisional dan religius di Papua, kehidupan sosial ditopang oleh…

19 jam ago